Dipergoki, Maling Rumsong Bacok Korban di Depok
Rabu, 29 Juni 2016 - 18:29 WIB
Dipergoki, Maling Rumsong Bacok Korban di Depok
A
A
A
DEPOK - Seorang pemuda berinisial RS (22) babak belur dikeroyok massa saat mencuri di rumah Muhidin di Kampung Gelonggong Kedung Waringin, Bojong Gede. Sebelum babak belur dkeroyok massa, pelaku terlebih dahulu membacok korban.
Kapolresta Depok AKBP Harry Kurniawan mengatakan, pencurian ini bermula saat korban meninggalkan rumah karena ada keperluan. Beberapa jam kemudian, saat korban kembali ke rumah, justru sudah ada tamu tak diundang.
"Panik dipergoki, pelaku menghujamkan bacokan senjata tajam ke kepala korban," kata Harry kepada wartawan Rabu (29/6/2016). Harry menuturkan, serangan pelaku ini membuat korban berteriak meminta pertolongan dan beruntung teriakan itu didengar oleh masyarakat setempat.
Alhasil pelaku pun dikepung dan ditangkap massa. Kesal dengan aksi pelaku, massa pun menghakiminya hingga babak belur."Kami masih mendalami pemeriksaan terhadap RS untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang menjadi bagian komplotan ini," ucapnya.
Menjelang Lebaran, Harry Kurniawan meminta warga yang mudik untuk menitipkan barang berharga kepada orang yang dipercaya. Bahkan Polresta Depok sudah membentuk Pos Pengamanan (Pospam).
Petugas akan melakukan pemantauan secara rutin di perumahan yang ditinggal mudik. Pemantauan dibantu oleh petugas pengamanan internal juga dan Babinsa.
Kapolresta Depok AKBP Harry Kurniawan mengatakan, pencurian ini bermula saat korban meninggalkan rumah karena ada keperluan. Beberapa jam kemudian, saat korban kembali ke rumah, justru sudah ada tamu tak diundang.
"Panik dipergoki, pelaku menghujamkan bacokan senjata tajam ke kepala korban," kata Harry kepada wartawan Rabu (29/6/2016). Harry menuturkan, serangan pelaku ini membuat korban berteriak meminta pertolongan dan beruntung teriakan itu didengar oleh masyarakat setempat.
Alhasil pelaku pun dikepung dan ditangkap massa. Kesal dengan aksi pelaku, massa pun menghakiminya hingga babak belur."Kami masih mendalami pemeriksaan terhadap RS untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang menjadi bagian komplotan ini," ucapnya.
Menjelang Lebaran, Harry Kurniawan meminta warga yang mudik untuk menitipkan barang berharga kepada orang yang dipercaya. Bahkan Polresta Depok sudah membentuk Pos Pengamanan (Pospam).
Petugas akan melakukan pemantauan secara rutin di perumahan yang ditinggal mudik. Pemantauan dibantu oleh petugas pengamanan internal juga dan Babinsa.
(whb)