Polisi Akan Sweeping Jakmania, Pengamat: Langkah Propam Tepat

Senin, 27 Juni 2016 - 19:06 WIB
Polisi Akan Sweeping...
Polisi Akan Sweeping Jakmania, Pengamat: Langkah Propam Tepat
A A A
JAKARTA - Langkah Propam Polda Metro Jaya yang mengamankan belasan polisi yang akan melakukan sweeping Jakmania dinilai tepat. Jangan sampai polisi yang bertugas mencampur adukan emosi dengan profesi sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Ferdinand Andi Lolo mengatakan, sebagai anggota Polri, seharusnya tiap anggota bisa memisahkan antara emosi dan pelaksanaan tugas. Karena, polisi memiliki tingkat disiplin yang tinggi dan tidak sepatutnya mencapurkan antara emosi dengan profesi.

"Kalau itu terjadi bisa membawa masalah. Baik masalah terhadap korps maupun dalam masyarakat," kata Ferdinand, Senin (27/6/2016).

Dikatakan, polisi lebih unggul dari masyarakat biasa dalam berbagai hal. Ketika polisi tidak bisa memisahkan profesi dan emosi maka bisa membuat ketakutan pada masyarakat.

Karena mereka lebih unggul dalam jumlah, terlatih dan yang paling berbahaya adalah mereka bersenjata. "Ketika mereka gunakan kelebihan itu untuk motivasi pribadi maka sangat berbahaya," ungkapnya.

Dikatakan, apa yang dilakukan Propam Polda Metro Jaya sudah tepat. Mengingat, Propam adalah simbol penegakan disiplin organisasi kepolisian.

Propam adalah panutan yang memberikan contoh bagaimana aturan itu dijalankan dan ditegakkan. Sehingga sangat kecil ketika Propam bertindak di luar aturan yang ada. "Ketika mengamankan anggota polisi maka pasti ada alasan yang kuat," tandasnya.

Sebagai anggota polisi, harus disadari bahwa identitas itu melekat selama 24 jam. Artinya, baik berseragam ataupun tidak maka seorang polisi harus tetap mengemban tugasnya untuk mengayomi dan menegakkan aturan.

"Itu konsekuensi logis ketika seorang menjadi polisi. Harus ada kinerja terukur dan terarah," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Chelsea Digebuk Arsenal,...
Chelsea Digebuk Arsenal, Cesar Azpilicueta Amuk Suporter
Pendukung PSS Sleman...
Pendukung PSS Sleman Bentrok dengan Pendukung Persikabo di Stadion Pakansari
Warganet Ungkap Kengerian...
Warganet Ungkap Kengerian Gas Air Mata: Seperti Menghirup Bon Cabe dari Botol
Bangun Ekosistem Sepakbola...
Bangun Ekosistem Sepakbola Sehat, Kemenpora Gelar KIE Suporter di Sumbar
FIFA Menolak! Kompetisi...
FIFA Menolak! Kompetisi I.League Tanpa Suporter Away ke Kandang Lawan
Tawuran Suporter Sepak...
Tawuran Suporter Sepak Bola, Anggota Satpol PP Jadi Sasaran Amuk Massa
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
6 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
6 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
9 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
9 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
9 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
10 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved