Siswi SD dan TK Dipaksa Mengemis oleh Ibunya, Sehari Dapat Rp400 Ribu

Rabu, 22 Juni 2016 - 11:23 WIB
Siswi SD dan TK Dipaksa...
Siswi SD dan TK Dipaksa Mengemis oleh Ibunya, Sehari Dapat Rp400 Ribu
A A A
SURABAYA - Seorang ibu tega mengeksploitasi kedua putri kandungnya sebagai pengemis. Kini, kasusnya dalam penanganan unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ibu yang diketahui bernama Istiqomah (48) itu diamankan dan tengah diperiksa di Mapolrestabes Surabaya. Tidak hanya Istiqomah, putrinya yang masih duduk di bangku SD dan TK juga diamankan.

Mereka diamankan di kawasan Waduk Unesa, Jalan Babatan Wiyung Surabaya. Dalam pemeriksaan, Istiqomah mengakui sudah menjalankan bisnis tersebut tiga tahun, dengan hasil perhari dari mengamen dan mengemis berkisar Rp200-400 ribu.

Kedua korban dipaksa ibunya mengamen dan mengemis seusai pulang sekolah, di mana waktu bekerjanya mulai pukul 16.00 Wib hingga pukul 22.00 Wib.

Apabila hasil yang diperoleh keduanya tidak sesuai dengan harapan, maka tersangka akan memarahi dan memberikan berbagai hukuman kepada kedua putri kandungnya ini.

Terbongkarnya kasus eksploitasi anak ini ketika polisi mencurigai aktivitas pekerjaan yang dilakukan kedua korban di kawasan Waduk Unesa. Setelah diselidiki, ternyata seluruh hasil kerja korban diberikan kepada tersangka yang sudah menunggu tidak jauh dari kedua putrinya bekerja.

Kepada polisi, tersangka mengaku terpaksa mempekerjakan kedua putri kandungnya, karena terdesak kebutuhan ekonomi. Terlebih, suaminya pergi meninggalkan mereka.

Bersama tersangka, polisi mengamankan sebuah speaker aktif yang digunakan untuk mengamen, uang tunai hampir Rp2,5 juta hasil mengemis dan mengamen.

Sementara itu, untuk keselamatan korban, saat ini kedua korban dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Provinsi Jawa Timur. Sedangkan tersangka yang tega mengeksploitasi anaknya terpaksa mendekam di dalam tahanan, dan terancam hukuman lebih dari lima tahun penjara.
(san)
Berita Terkait
10 Gelandangan dan Pengemis...
10 Gelandangan dan Pengemis di Salatiga Terjaring Operasi Yustisi
Pemkot Jaktim Razia...
Pemkot Jaktim Razia 38 Lokasi Rawan Gelandangan dan Pengemis
Gelandangan Ini Bawa...
Gelandangan Ini Bawa Uang Rp12 Juta saat Terjaring Dinsos Jaksel
Anjal dan Gepeng Marak...
Anjal dan Gepeng Marak di Makassar Jelang Tahun Baru
Ditampung di GOR Cengkareng,...
Ditampung di GOR Cengkareng, Puluhan PMKS Jalani Rapid Test Corona
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Jumlah Gelandangan Terbanyak di Dunia, Nomor 5 Tak Disangka
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved