Nabila Siswi SD Peraih Nilai Sempurna Ujian Sekolah dari Magelang

Minggu, 19 Juni 2016 - 07:03 WIB
Nabila Siswi SD Peraih...
Nabila Siswi SD Peraih Nilai Sempurna Ujian Sekolah dari Magelang
A A A
MAGELANG - Saat memasuki rumah di Jalan Kenanga No 3 RT 04 RW 02, Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Koran SINDO langsung disambut gadis berjilbab warna merah. Gadis yang juga mengenakan baju warna tersebut terlihat di wajahnya tak bisa menyembunyikan kegembiraan.

Dialah, Nabila Shalaisya Muna (13) pelajar SD Muhammadiyah 1 Alternatif (SD Mutual) Kota Magelang yang memperoleh nilai sempurna 300,0 dalam Ujian Sekolah (US).

Tiga mata pelajaran (Mapel) dalam US meliputi Bahasa Indonesia memperoleh nilai 100, Matematika (100) dan IPA (100).

Atas prestasi yang diraihkan dia masuk 4 besar peraih nilai sempurna dalam US tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Untuk itu, secara otomatis dia peraih US tertinggi di Kota Magelang. Meski nilai US sempurna, namun dalam keseharian di sekolahnya termasuk biasa.

Bahkan, dalam semester yang lalu, dia hanya menduduki rangking di atas 10 dari 36 siswa di kelasnya.

“Saat try out dulu terkadang mengeluhkan hasilnya yang naik turun. Tapi, begitu usai US, saya selalu menanyakan kepada Nabila. Nabila selalu selalu bilang Insya Allah bisa dan mendapatkan nilai 100. Dan menyuruh saya tinggal bilang amin, saja,” kata Annis Muntholiah (43) ibu Nabila saat ditemui di rumahnya, Sabtu (18/6/2016).

Di saat melihat hasil try out awal semester grafiknya turun naik, katanya, selalu memotivasi anak keduanya tersebut, bahkan terkadang membahas kisi-kisi soal latihan secara bersama.

Dia mengakui anak keduanya tersebut di kelasnya tidak terlihat menonjol sekali. Bahkan, pernah meraih rangking pertama atau kedua itu pun saat masih di kelas bawah (I atau II), sedangkan di kelas VI standar saja.

“Saat diumumkan sebagai peraih nilai sempurna 300,0, kami nggak menyangka. Nabila ini anaknya bagai air mengalir, orang bilang apa adanya nggak ngaya,” kata Annis, yang juga guru Tata Busana SMKN 3 Kota Magelang, itu.

Nabila sendiri mengaku belajar seperti biasanya saja. Sepulang sekolah sekitar 15.30 WIB, kemudian istirahat.

Belajar dilangsungkan setelah Magrib hingga salat Isa. Terus setelah salat Isa, belajar lagi hingga pukul 21.00 WIB.

“Pagi sekitar pukul 03.00 WIB, bangun menjalankan salat Malam. Itu, saya lakukan sejak awal, terkadang bangun sendiri, tapi sering dibangunkan ibu terus salat bersama,” ujar putri kedua almarhum Sugiono, tersebut.

Setelah salat malam, kemudian belajar lagi hingga menjelang salat Subuh. Selain itu, sering mengerjakan soal-soal latihan dan membaca mata pelajaran yang akan dijukan secara diulang-ulang.

Namun demikian, Nabila tak menyangka akan mendapatkan nilai sempurna 300,0 dalam US tersebut.

“Saya nggak menyangka. Cuma setelah selesai ujian para pengajar memberikan ucapan selamat. Saya baru tahun, saat acara pelepasan kemarin,” tutur Nabila yang bercita-cita menjadi dokter umum.

Saat disinggung setelah lulus akan melanjutkan ke mana, katanya, akan mengikuti jejak kakaknya Naufal Irsadilah untuk melanjutkan di Muhammadiyah Boarding School (MBS) di Prambanan, Yogyakarta. Sejak dulu, keinginannya untuk mondok. “Nabila sejak dulu ingin mondok, kemudian sama kakaknya,” ujar Annis.

Menurut Annis, adiknya Nabila, Fachri R, juga baru saja mengikuti olimpiade di Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka Jakarta, memperoleh perak. Sedangkan adiknya kini juga di SD Mutual.

Terpisah, Kepala SD Mutual Kota Magelang, Mustaqim mengatakan, sebanyak 108 siswa angkatan ke-10 dinyatakan berhasil 100% dengan nilai memuaskan.

SD Mutual kembali menduduki peringkat pertama SD di Kota Magelang selama 9 tahun berturut-turut.

“Kami keluarga besar SD Mutual bersyukur pada Allah SWT dan berterima kasih kepada semua pihak yang selalu mendukung, memotivasi dan mengarakahkan. Pada tahun ini SD Mutual tetap menjadi yang terbaik di Kota Magelang dan tembus Provinsi Jawa Tengah dengan deretan prestasi yang sangat memuaskan. Satu anak memperoleh nilai sempurna dan terbaik di Jawa Tengah, serta sebanyak 56 siswa meraih nilai 100 pada mata pelajaran,” kata Mustaqim saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (18/6/2016).

Adapun peraih nilai 100 mapel Bahasa Indonesia ada 8 siswa, mapel Matematika ada 46 siswa dan mapel IPA ada 2 siswa. Untuk US tertinggi Nabila Shalaisya Muna (300,0), kedua Andwina Gina Utami (298,0) dan ketiga Devita Armia Purasani (297,0).

Sedangkan rata-rata US 280,5, selain itu juga hasil US Pendidikan Agama Islam (PAI) peringkat pertama Kota Magelang dengan nilai tertinggi 98,00 rata-rata 87,57.

“Nabila peraih nilai sempurna 300,0, merupakan salah satu siswa pemecah rekor dari SD Mutual yang berhasil menembus 4 besar terbaik tingkat Provinsi Jawa Tengah,” katanya.
(sms)
Berita Terkait
Inspirasi untuk Kemajuan...
Inspirasi untuk Kemajuan Pendidikan Ramah Anak
Inilah Sosok Ribut,...
Inilah Sosok Ribut, Guru Viral dengan Metode Belajar Unik di Lumajang
Jadi Sumber Inspirasi...
Jadi Sumber Inspirasi Siswa, Kemendikbud Dukung Program Pengusaha Mengajar
Disdik Maros Bedah Buku...
Disdik Maros Bedah Buku Meretas Jalan Menjadi Guru Inspirasi
BSI Scholarship Memotivasi...
BSI Scholarship Memotivasi dan Menginspirasi Mahasiswa Ukir Prestasi
Tersebar di 90 Kampus...
Tersebar di 90 Kampus dan 124 Sekolah, 5.000 Lebih Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa BSI
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
1 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
2 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
3 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
3 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
4 jam yang lalu
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
5 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved