Ayah Hebat Ini Tembus Kobaran Api Demi Selamatkan Anaknya
Rabu, 15 Juni 2016 - 16:04 WIB
Ayah Hebat Ini Tembus Kobaran Api Demi Selamatkan Anaknya
A
A
A
JAKARTA - Seorang ayah nekat menembus kobaran api rumahnya yang terbakar demi menyelamatkan putranya yang terjebak di lantai dua. Keduanya selamat setelah sang ayah nekat melompat dari lantai dua rumahnya karena sudah terjebak api.
Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengatakan, Ito nekat melompat dari lantai dua rumahnya untuk menyelamatkan putranya saat kebakaran di Jalan Bangka Raya, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2016) pagi.
Saat kejadian, Ito sedang tertidur di lantai dua rumahnya. Tiba-tiba, dia dikagetkan dengan adanya nyala api dan kepulan asap, sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (15/6/2016) pagi. Dia pun membangunkan penghuni rumah lainnya.
"Warga yang mendengar teriakan kebakaran berusaha membantu dengan alat seadanya, tapi api semakin membesar," ujarnya pada wartawan, Rabu (15/6/2016).
Ito yang berusaha menyelamatkan diri dari api, teringat anaknya yang masih ada di lantai dua rumah itu. Tanpa berpikir panjang, Ito langsung menembus kobaran api demi anaknya yang masih berumur enam tahun.
Begitu berhasil menggendong anaknya, Ito kebingungan di lantai dua karena sudah terjebak api. Karena bingung api sudah membesar, dia pun lompat ke jendela rumah.
"Korban Ito luka bakar di lengan tangan dan punggung dikarenakan dia menyelamatkan anaknya. Dia loncat dari lantai dua, sementara anaknya dilempar dari atas dan ditangkap oleh warga dalam keadaan selamat," tuturnya.
Akibat kebakaran itu, ketugian ditaksir mencapai Rp200 juta rupiah. Api membakar hangus rumah tersebut, sedang penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengatakan, Ito nekat melompat dari lantai dua rumahnya untuk menyelamatkan putranya saat kebakaran di Jalan Bangka Raya, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2016) pagi.
Saat kejadian, Ito sedang tertidur di lantai dua rumahnya. Tiba-tiba, dia dikagetkan dengan adanya nyala api dan kepulan asap, sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (15/6/2016) pagi. Dia pun membangunkan penghuni rumah lainnya.
"Warga yang mendengar teriakan kebakaran berusaha membantu dengan alat seadanya, tapi api semakin membesar," ujarnya pada wartawan, Rabu (15/6/2016).
Ito yang berusaha menyelamatkan diri dari api, teringat anaknya yang masih ada di lantai dua rumah itu. Tanpa berpikir panjang, Ito langsung menembus kobaran api demi anaknya yang masih berumur enam tahun.
Begitu berhasil menggendong anaknya, Ito kebingungan di lantai dua karena sudah terjebak api. Karena bingung api sudah membesar, dia pun lompat ke jendela rumah.
"Korban Ito luka bakar di lengan tangan dan punggung dikarenakan dia menyelamatkan anaknya. Dia loncat dari lantai dua, sementara anaknya dilempar dari atas dan ditangkap oleh warga dalam keadaan selamat," tuturnya.
Akibat kebakaran itu, ketugian ditaksir mencapai Rp200 juta rupiah. Api membakar hangus rumah tersebut, sedang penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
(ysw)