Berlakukan Sistem Satu Arah, Ini Rekayasa Lalin di Tanjung Barat Lama
Sabtu, 28 Mei 2016 - 13:36 WIB
Berlakukan Sistem Satu Arah, Ini Rekayasa Lalin di Tanjung Barat Lama
A
A
A
JAKARTA - Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan akan melakukan uji coba sistem satu arah (SSA) pada Selasa 31 Mei 2016 di Jalan Tanjung Barat Lama selama seminggu ke depan mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Hal itu guna mengurai kemacetan yang terjadi di jalan tersebut.
Kepala Suku Dishubtrans Jakarta Selatan, Christianto menuturkan, uji coba SSA itu dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas dari Lenteng Agung ke Pasar Rebo, Jakarta Timur. Karena selama ini, arus lalu lintasnya sedikit tersendat lantaran terhalang arus lalu lintas di Jalan Tanjung Barat Lama.
"Uji coba ini dilakukan selama satu minggu dan dilaksanakan pada pagi hari," kata Christianto di Jakarta, Sabtu (28/5/2016).
Christianto menambahkan, arus lalu lintas dua arah yang berada di Tanjung Barat Lama bisa menyebabkan kemacetan. Sehingga, dibuat sistem satu arah ke arah Jalan Raya Pasar Minggu.
"Sehingga, kapasitasnya bertambah. Hal yang akan dilakukan pemasangan rambu dan penempatan petugas Sudinhub Jakarta Selatan dan kepolisian Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan," katanya.
Dia menjelaskan, para pengendara yang terkena dampak SSA di Jalan Tanjung Barat Lama itu bisa melintasi jalur alternatif, yakni Jalan Nangka atau Jalan Sejajar Rel. Namun, memang pengendara harus memutar lebih jauh.
Arus lalu lintas dari arah Pasar Rebo menuju Pasar Minggu tetap melaju seperti biasanya, yakni melalui Jalan TB Simatupang dan saat sampai di fly over Jagakarsa, samping Universitas Tama Jagakarsa memutar balik lalu ke Jalan Tanjung Barat Lama.
Sedang arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu ke Pasar Rebo tak lagi dapat menuju Jalan Tanjung Barat Lama lantaran jalan tersebut diberlakukan sistem satu arah. Artinya, pengendara dari arah Pasar Minggu yang berjalan ke arah Lenteng Agung, saat bertemu jalan cabang antara Jalan Tanjung Barat dengan Jalan di sisi kirinya, yakni Jalan Tanjung Barat Lama itu, pengendara dilarang mengambil Jalan ke arah sisi kirinya itu.
Pengendara yang ingin ke Pasar Rebo dari arah Pasar Minggu bisa melalui Jalan Tanjung Barat lurus terus sampai di fly over Jagakarsa, tepat di perlintasan kereta api Universitas Tama Jagakarsa, lalu belok ke kiri ke arah Pasar Rebo.
Atau, pengendara dari Pasar Minggu bisa mengambil jalur alternatif ke Pasar Rebo, melalui Jalan Poltangan Raya hingga nanti bertemu di Jalan Nangka Raya, yang berada di belakang Universitas Indraprasta.
Arus lalu lintas dari arah Depok itu menuju Pasar Minggu dan Pasar Rebo memanglah selalu macet pada pagi harinya. Kemacetan bahkan terjadi hingga belasan meter. Sedang arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu ke Depok atau ke Pasar Rebo tidaklah terlalu macet pada tiap paginya.
Kepala Suku Dishubtrans Jakarta Selatan, Christianto menuturkan, uji coba SSA itu dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas dari Lenteng Agung ke Pasar Rebo, Jakarta Timur. Karena selama ini, arus lalu lintasnya sedikit tersendat lantaran terhalang arus lalu lintas di Jalan Tanjung Barat Lama.
"Uji coba ini dilakukan selama satu minggu dan dilaksanakan pada pagi hari," kata Christianto di Jakarta, Sabtu (28/5/2016).
Christianto menambahkan, arus lalu lintas dua arah yang berada di Tanjung Barat Lama bisa menyebabkan kemacetan. Sehingga, dibuat sistem satu arah ke arah Jalan Raya Pasar Minggu.
"Sehingga, kapasitasnya bertambah. Hal yang akan dilakukan pemasangan rambu dan penempatan petugas Sudinhub Jakarta Selatan dan kepolisian Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan," katanya.
Dia menjelaskan, para pengendara yang terkena dampak SSA di Jalan Tanjung Barat Lama itu bisa melintasi jalur alternatif, yakni Jalan Nangka atau Jalan Sejajar Rel. Namun, memang pengendara harus memutar lebih jauh.
Arus lalu lintas dari arah Pasar Rebo menuju Pasar Minggu tetap melaju seperti biasanya, yakni melalui Jalan TB Simatupang dan saat sampai di fly over Jagakarsa, samping Universitas Tama Jagakarsa memutar balik lalu ke Jalan Tanjung Barat Lama.
Sedang arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu ke Pasar Rebo tak lagi dapat menuju Jalan Tanjung Barat Lama lantaran jalan tersebut diberlakukan sistem satu arah. Artinya, pengendara dari arah Pasar Minggu yang berjalan ke arah Lenteng Agung, saat bertemu jalan cabang antara Jalan Tanjung Barat dengan Jalan di sisi kirinya, yakni Jalan Tanjung Barat Lama itu, pengendara dilarang mengambil Jalan ke arah sisi kirinya itu.
Pengendara yang ingin ke Pasar Rebo dari arah Pasar Minggu bisa melalui Jalan Tanjung Barat lurus terus sampai di fly over Jagakarsa, tepat di perlintasan kereta api Universitas Tama Jagakarsa, lalu belok ke kiri ke arah Pasar Rebo.
Atau, pengendara dari Pasar Minggu bisa mengambil jalur alternatif ke Pasar Rebo, melalui Jalan Poltangan Raya hingga nanti bertemu di Jalan Nangka Raya, yang berada di belakang Universitas Indraprasta.
Arus lalu lintas dari arah Depok itu menuju Pasar Minggu dan Pasar Rebo memanglah selalu macet pada pagi harinya. Kemacetan bahkan terjadi hingga belasan meter. Sedang arus lalu lintas dari arah Pasar Minggu ke Depok atau ke Pasar Rebo tidaklah terlalu macet pada tiap paginya.
(mhd)