Ini Pesan Krishna Murti Soal Penggunaan Kaus Turn Back Crime

Selasa, 24 Mei 2016 - 23:10 WIB
Ini Pesan Krishna Murti...
Ini Pesan Krishna Murti Soal Penggunaan Kaus Turn Back Crime
A A A
JAKARTA - Penggunaan atribut Turn Back Crime sedang ramai dibicarakan. Mulai dari masalah penggunaan hingga oknum pemakai yang nekat berbuat kriminal saat menggunakan aksesoris kampanye Interpol itu.

Namun, mengenai kabar pelarangan yang disebutkan oleh Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih tentang adanya surat penerbitan yang melarang masyarakat menggunakan atribut Turn Back Crime dibantah oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

"Tidak ada yang melarang itu, saya tidak pernah mengatakan begitu. Itu hoax, justru kita (Polri) mensosialisasikan supaya apa pemikiran di masyarakat kita (Indonesia) itu menjadi satu dasar bahwa kejahatan harus dicegah dan diberantas," tegas Badrodin di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Menurut Badrodin, slogan Turn Back Crime bukan merupakan atribut tapi itu adalah moto dari Interpol yang mengapresiasi sosialisasi Turn Back Crime. "Sebetulnya interpol justru mengapresiasi sosialisasi Turn Back Crime sampai memasyarakatnya ke anak muda," kata Badrodin.

Sementara itu, lewat akun facebook, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti saat beradi di Lyon, Prancis pada 26 April 2016 pukul 17.42 waktu setempat menyampaikan bahwa kampanye Turn Back Crime di Indonesia mendapatkan apresiasi dari Interpol.

"Ketemu media juga di sini; Kampanye Turn Back Crime di Indonesia yang terhebat di dunia...Mendapatkan apresiasi dari Interpol," tulis Krishna.

Namun Krishna juga menyampaikan larangan soal penggunaan lambang Interpol yang dituliskan pada kaus Turn Back Crime. "Problemnya; atas permintaan Interpol, dengan sangat menyesal warga sipil dilarang menggunakan kaus dengan tulisan INTERPOL...Kaus Turn Back Crime boleh, di belakang ada tulisan Police boleh... Nurut ya teman2...," tutur Krishna.
(whb)
Berita Terkait
Waspada Fenomena Aksi...
Waspada Fenomena Aksi 'Lone Wolf' Teroris
Fenomena War Takjil,...
Fenomena War Takjil, Kapolri: Artinya Ekonomi Masyarakat Saat Ini Alhamdulillah
8 Fenomena Astronomi...
8 Fenomena Astronomi yang Terjadi di Pekan Pertama November 2021
Fenomena Rizieq Shihab
Fenomena Rizieq Shihab
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
Selama 6 Dekade, Fenomena...
Selama 6 Dekade, Fenomena Alam Menyeramkan Ini Belum Terpecahkan
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
9 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
9 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
16 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved