Hidrolik Crane Naik Jadi Penyebab JPO Tol BSD Ambruk

Selasa, 17 Mei 2016 - 10:54 WIB
Hidrolik Crane Naik...
Hidrolik Crane Naik Jadi Penyebab JPO Tol BSD Ambruk
A A A
TANGERANG - Polres Kota Tangerang Selatan memastikan penyebab robohnya jembatan penyeberangan orang (JPO) Km 7 Tol BSD akibat crane yang dibawa truk trailer tiba-tiba saja naik.

Kanit Laka Lantas Polres Kota Tangerang Selatan Ipda Harry Rahmat mengatakan, hasil pemeriksaan sopir truk yakni Marsan Simbolon tidak mengetahui sistem hidrolik crane yang dibawanya naik. Akibatnya pun fatal, ketika melintas di JPO Km 7, crane menghantam jembatan tersebut hingga akhirnya roboh.
seluruhnya.

"Sopir sama kernetnya enggak tahu kalau hidrolik crane-nya naik. Sebab sebelumnya, mereka jalan mulus saja, enggak kena jembatan sama sekali. Tapi, nyatanya, kemarin tiang crane-nya nyantol di jembatan," kata Harry kepada wartawan, Selasa (17/5/2016).

Menurut Harry, Marsan bersama kernetnya ditugaskan pemilik truk trailer mengangkut crane dari salah satu proyek yang sedang dikerjakan di kawasan ICE, BSD, Tangerang. Rencananya, crane tersebut akan di bawa ke gudang di Serang, Banten, melalui Tol JORR .

Jika dilihat dari lokasi datangnya truk di ruas tol BSD, ada beberapa jembatan lainnya sebelum jembatan penyeberangan orang yang ambruk itu. Salah satu petugas lapangan BSD Tol menyebutkan, jembatan yang ambruk ditabrak crane merupakan jembatan keempat.

Semua ketinggian jembatan, dari yang pertama hingga keempat dan seterusnya pun sama, yakni lima meter. Harry berpendapat, jika truk berhasil melewati jembatan sebelum-sebelumnya tanpa menabrak, maka dapat dipastikan ada yang salah sehingga jembatan keempat sampai dihantam oleh crane dan ambruk.

Adapun kondisi di lapangan saat kejadian berlangsung memang minim saksi mata dan tidak ada CCTV yang memantau jalan tersebut. Hal yang masih terus didalami adalah bagaimana tiang crane bisa naik dan menghantam badan jembatan yang berbahan dasar beton itu.

"Crane-nya bisa naik, enggak mungkin kalau enggak ada gerakan. Ini yang masih terus kami dalami, kok bisa," tutur Harry.
(whb)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
42 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved