Sakit Hati Dipecat, Eks PRT Bobol Rumah Majikannya
Selasa, 03 Mei 2016 - 16:04 WIB
Sakit Hati Dipecat, Eks PRT Bobol Rumah Majikannya
A
A
A
JAKARTA - Tiga pelaku pembobolan rumah milik Rini Fahmi di Jalan Cempaka Putih XV, Jakarta Pusat, dibekuk petugas Polsek Cempaka Putih. Pembobolan rumah Rini dilatarbelakangi sakit hati salah satu pelaku karena dipecat dari pekerjaannya.
Ketiga pelaku yang diringkus yakni, Sabam Gonzalez (24), Sigit Utomo (33) dan Bagus Setiawan (23). Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menjelaskan, pembobolan terhadap rumah Rini terjadi pada Senin 2 Mei 2016 sekira pukul 21.00 WIB.
Kejadian ini berawal ketika Rini yang tengah bekerja di kantornya meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Sabam yang sudah berulang kali mengintai, langsung masuk dengan memanjat pagar rumah sambil sembunyi-sembunyi.
"Kebetulan saat itu suasana jalanan tengah sepi, sehingga pelaku ini dengan leluasa masuk kedalam tanpa ada yang mengawasi," kata Suyatno kepada wartawan, Selasa (3/5/2016).
Suyatno melanjutkan, dari rumah tersebut para pelaku menggasak laptop Acer berwarna biru‎. Dari hasil pemeriksaan CCTV diketahui para pelaku pembobolan adalah ketiga pelaku.
"Sabam pelaku utama ini dulu pernah bekerja sebagai tukang bersih-bersih di rumah korban selama beberapa bulan. Namun, karena kerap tak menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, maka dipecat beberapa minggu lalu," ujarnya.
Ketiga pelaku yang diringkus yakni, Sabam Gonzalez (24), Sigit Utomo (33) dan Bagus Setiawan (23). Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menjelaskan, pembobolan terhadap rumah Rini terjadi pada Senin 2 Mei 2016 sekira pukul 21.00 WIB.
Kejadian ini berawal ketika Rini yang tengah bekerja di kantornya meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Sabam yang sudah berulang kali mengintai, langsung masuk dengan memanjat pagar rumah sambil sembunyi-sembunyi.
"Kebetulan saat itu suasana jalanan tengah sepi, sehingga pelaku ini dengan leluasa masuk kedalam tanpa ada yang mengawasi," kata Suyatno kepada wartawan, Selasa (3/5/2016).
Suyatno melanjutkan, dari rumah tersebut para pelaku menggasak laptop Acer berwarna biru‎. Dari hasil pemeriksaan CCTV diketahui para pelaku pembobolan adalah ketiga pelaku.
"Sabam pelaku utama ini dulu pernah bekerja sebagai tukang bersih-bersih di rumah korban selama beberapa bulan. Namun, karena kerap tak menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, maka dipecat beberapa minggu lalu," ujarnya.
(whb)