Bulan Depan, Bogor Terapkan Sistem Satu Arah di Pusat Kota

Kamis, 03 Maret 2016 - 02:28 WIB
Bulan Depan, Bogor Terapkan...
Bulan Depan, Bogor Terapkan Sistem Satu Arah di Pusat Kota
A A A
BOGOR - Pemkot Bogor akan menerapkan sistem satu arah (SSA) di ruas jalan Otista, Juanda, Jalak Harupat dan Pajajaran atau sekeliling kawasan Kebun Raya dan Istana Bogor pada 1 April mendatang.

“Uji coba sistem satu arah itu akan diberlakukan empat hari. Progres persiapan mulai diterapkannya SSA hingga saat ini sudah mencapai 60-70%. Ada beberapa pengerjaan fisik seperti pemasangan rambu-rambu, pemberhentian yang harus difinalisasi dan relokasi PKL yang harus dimaksimalkan percepatannya,” ungkap Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Rabu 2 Maret 2016.

Bima menuturkan, lambannnya pemberlakuan SSA dikarenakan sulitnya menertibkan atau menata PKL, seperti di Pasar Bogor (Jalan Otista). “Sebetulnya kalau PKL yang di Pasar Bogor skalanya sudah jelas tetapi yang membutuhkan kerja keras adalah di daerah Dewi Sartika, Kebun Kembang, Stasiun dan sekitarnya,” lanjutnya.

Lokasi tersebut dikatakan Bima merupakan jalur-jalur alternatif yang berpotensi terjadinya penumpukan kendaraan dan tentunya harus lebih disterilkan. Bima pun menekankan tentang pentingnya sosialisasi kepada warga.

“Program ini harus disosialisasikan kepada semua warga Kota Bogor,” ucapnya. Bima menjelaskan, semula kebijakan SSA ini akan diberlakukan awal tahun, tetapi setelah dihitung-hitung pemerintah membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan.

Terkait dipilihnya hari Jumat sebagai awal uji coba pelaksanaan SSA, Bima menuturkan, pada Sabtu dan Minggu volume kendaraan di Kota Bogor cukup tinggi, jadi perlu prakondisi sebelum masuk Sabtu.
“Kalau dimulainya hari Sabtu dikhawatirkan banyak masyarakat yang tidak tahu oleh karena itu dimulainya hari Jumat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor Agus Suprapto mengatakan, pelaksanaan SSA ini sebenarnya sama saja dengan penerapan secara langsung, tidak hanya sekadar uji coba satu-dua hari saja.

Karena tetap dilakukan evaluasi dalam upaya perbaikan. “Semua kebijakan pasti ada dampaknya begitu juga dengan SSA,” ujar Agus.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
42 menit yang lalu
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
1 jam yang lalu
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
1 jam yang lalu
Jadi Kawasan Strategis...
Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
1 jam yang lalu
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
1 jam yang lalu
Dukung Program Pemerintah,...
Dukung Program Pemerintah, Cek Kesehatan Segitiga Telah Jangkau 15.000 Masyarakat
1 jam yang lalu
Infografis
6 Amalan Sunnah yang...
6 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Muharram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved