Ekonomi Bantul Goyang, Dua Bulan 300 Karyawan Jadi Pengangguran

Kamis, 25 Februari 2016 - 14:27 WIB
Ekonomi Bantul Goyang,...
Ekonomi Bantul Goyang, Dua Bulan 300 Karyawan Jadi Pengangguran
A A A
BANTUL - Setidaknya ada sekitar 300 warga Bantul yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dari berbagai perusahaan selama periode dua bulan terakhir.

Jumlah tersebut diketahui oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul ketika 300 orang warga Bantul tersebut mengurus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kepala Disnakertrans Bantul Susanto mengungkapkan, saat ini untuk pencairan BPJS Ketenagakerjaan memang harus mendapat rekomendasi dari Disnakertrans tempat tenaga kerja tersebut berasal atau berdomisili.

Dalam dua bulan terakhir, setidaknya ada sehari ada rata-rata sekitar 15 orang yang mengurus BPJS Keteenagakerjaan di tempatnya. "Jadi sekitar 300 orang warga Bantul yang menjadi korban PHK," tuturnya, Kamis (25/2).

Kendati 300 orang yang menjadi korban PHK tersebut semuanya berasal dari Bantul, tetapi Susanto membantah jika kondisi perusahaan di wilayah Bantul sekarang banyak yang kolaps.

Sebab, tempat bekerja dari 300 orang tersebut tidak semuanya berada di Bantul. Hanya beberapa perusahaan di Bantul yang telah mem-PHK karyawan mereka.

Dari sekitar 300 orang tersebut, hanya sekitar 20 orang warga Bantul yang diberhentikan oleh perusahaan mereka yang juga di Bantul.

Itu pun sebenarnya merupakan sisa dari PHK yang dilakukan oleh perusahaan Bantul di akhir tahun 2015. Karena secara umum saat ini perusahaan di Bantul masih stabil. "Kinerja perusahaan di Bantul secara umum memang masih bagus," ujarnya.

Tahun lalu, PHK massal memang masih menghantui wilayah Kabupaten Bantul, karena dalam setahun setidaknya ada sekitar 2.600 orang yang diberhentikan dari pekerjaannya.

Angka sekitar 2.600 orang tersebut merupakan jumlah yang resmi yaitu mereka yang mengurus BPJS Ketenagakerjaan.

Namun di luar itu, Susanto mengakui tidak mengetahui secara pasti karena tidak menutup kemungkinan ada perusahaan yang tidak melaporkan apa yang mereka lakukan.

Saat ini, memang masih ada puluhan pekerja dari beberapa perusahaan yang statusnya masih dirumahkan.

Mereka dirumahkan karena kondisi perusahaan belum pulih seperti sedia kala sebelum ada lonjakan nilai tukar dollar terhadap rupiah. Meski merumahkan pekerjanya, tetapi perusahaan tetap berjalan normal seperti biasa. “Status perusahaannya masih berjalan,”terangnya.

Salah seorang karyawan dari sebuah tempat wahana permainan di Bantul yang enggan disebutkan namanya menjadi korban PHK bulan ini.

Hari Rabu 25 Februrai 2016 malam, ia mendapatkan pesan singkat dari pihak manajemen melalui nomor telepon genggamnya yang menyatakan ia sudah tidak bekerja lagi di wahana permainan tersebut. "Ada dua orang yang mengalami hal serupa dengan saya," tuturnya.

Ia menyesalkan sikap manajemen yang melakukan PHK secara sepihak tanpa melalui surat resmi. Ia diberhentikan tanpa alasan yang jelas mengapa dirinya dipecat.

Padahal ia sudah bekerja sebagai buruh part time di perusahaan wahana permainan tersebut selama tujuh tahun terakhir.

Dan sampai saat ini memang belum diangkat secara resmi oleh perusahaan tersebut. "Saya datang ke Disnakertrans untuk meminta mendampingi menuntut hak sebagai pekerja," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
3.188 Buruh di Purwakarta...
3.188 Buruh di Purwakarta Terkena PHK Massal
46.000 Pekerja Diterjang...
46.000 Pekerja Diterjang Badai PHK, Korban Terbanyak Jateng dan Jakarta
Badai PHK Massal Hantam...
Badai PHK Massal Hantam Otomotif Eropa: Renault Siap Pangkas 3.000 Karyawan, Total Korban Tembus 34.000 Jiwa di 2025!
Berita Terkini
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
43 menit yang lalu
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
1 jam yang lalu
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
2 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
3 jam yang lalu
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
3 jam yang lalu
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved