Depok Gelontorkan Rp10 Miliar Atasi Banjir
Kamis, 18 Februari 2016 - 06:16 WIB
Depok Gelontorkan Rp10 Miliar Atasi Banjir
A
A
A
JAKARTA - Pemkot Depok mengalokasikan anggaran Rp10 miliar untuk mengatasi tujuh titik banjir di kota tersebut. Penanganan banjir di Kota Depok akan dilakukan secara bertahap.
Kasi Bina Teknis dan Pengendalian Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Satria Firstadi mengakui penanganan banjir belum maksimal, karena selalu ada penambahan titik banjir. Mulanya terdapat 55 titik, kemudian akhir tahun 2015 berkurang menjadi 54 saja.
"Dan hingga Februari ini sudah berkurang empat titik sehingga tersisa 50 titik," kata Satria, Rabu 17 Februari 2016 kemarin. Menurut Satria, bertambahnya titik banjir dipicu juga oleh penambahan kawasan pemukiman.
Selain itu, drainase tidak dapat berfungsi dengan baik. Pemicu lainnya adalah terjadinya pendangkalan di hampir seluruh situ di Depok. "Tahun ini sudah ada titik banjir baru lagi yang kami data. Salah satunya di Kampung Utan Pondokjaya dan Perumahan Puri Anggrek Mas," ujarnya.
Selain di pemukiman, banjir kerap terjadi di Jalan Margonda. Sehingga drainase di jalan protokol itu sering direhab. Terpisah Wali Kota Depok Idris Abdul Somad mengatakan, tahun ini diperkirakan anggaran untuk perbaikan dan penataan drainase di Jalan Margonda mencapai Rp30 miliar.
"Ke depan, kita akan menggandeng tenaga ahli. Sehingga kawasan Margonda tidak terus dibongkar pasang tiap tahunnya," kata Idris Abdul Somad.
Kasi Bina Teknis dan Pengendalian Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Satria Firstadi mengakui penanganan banjir belum maksimal, karena selalu ada penambahan titik banjir. Mulanya terdapat 55 titik, kemudian akhir tahun 2015 berkurang menjadi 54 saja.
"Dan hingga Februari ini sudah berkurang empat titik sehingga tersisa 50 titik," kata Satria, Rabu 17 Februari 2016 kemarin. Menurut Satria, bertambahnya titik banjir dipicu juga oleh penambahan kawasan pemukiman.
Selain itu, drainase tidak dapat berfungsi dengan baik. Pemicu lainnya adalah terjadinya pendangkalan di hampir seluruh situ di Depok. "Tahun ini sudah ada titik banjir baru lagi yang kami data. Salah satunya di Kampung Utan Pondokjaya dan Perumahan Puri Anggrek Mas," ujarnya.
Selain di pemukiman, banjir kerap terjadi di Jalan Margonda. Sehingga drainase di jalan protokol itu sering direhab. Terpisah Wali Kota Depok Idris Abdul Somad mengatakan, tahun ini diperkirakan anggaran untuk perbaikan dan penataan drainase di Jalan Margonda mencapai Rp30 miliar.
"Ke depan, kita akan menggandeng tenaga ahli. Sehingga kawasan Margonda tidak terus dibongkar pasang tiap tahunnya," kata Idris Abdul Somad.
(whb)