Diperiksa Kejiwaannya, Polisi Tak Tahu Jessica Sakit
Jum'at, 12 Februari 2016 - 17:51 WIB
Diperiksa Kejiwaannya, Polisi Tak Tahu Jessica Sakit
A
A
A
JAKARTA - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya belum mengetahui soal kesehatan Jessica Kumala Wongso di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Pasalnya, informasi Jessica sakit dan datang bulan itu bukan dari polisi melainkan dari pihak dokter.
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, kalau penyidik tidak melakukan pemaksaan pada Jessica untuk dilakukan observasi kejiwaannya itu. Sebab, penyidik tidak tahu kalau kondisi kesehatan Jessica itu sedang turun lantaran datang bulan.
"Bukan dipaksakan, karena kalau sakit kan enggak dilanjutkan, kalau sakit kan ada dokter yang bilang sakit, kalau sakit kami lihat nanti sakitnya dimana. Kami kan belum dapat laporannya, dokter yang bilang sakit itu, bukan saya," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2016).
Krishna menerangkan, selama ini Jessica secara psikologis dinyatakan normal dan sehat. Maka itu, untuk mengetahui adanya masalah kejiwaan pada Jessica, penyidik pun membawanya ke RSCM untuk diperiksa oleh psikiater rumah sakit tersebut.
Penyidik akan bersikap profesional dengan hasil kejiwaan Jessica nanti. Penyidik pun belum dapat menyatakan, kalau Jessica mengalami masalah kejiwaan, konstruksi pidanan pada Jessica akan hilang. Sebab, hasil tes pun belum keluar dan Krishna enggan berandai-andai.
"Kata psikolog normal dan sehat, tapi kan psikiatri beda lagi keilmuannya, jadi ini kami tunggu jawabannya saja apa. Saya tidak bisa mengandai-andai dan menebak-nebak hasilnya, masih diperiksa," tutupnya.
PILIHAN:
Sebut Rencana Penertiban Kalijodo Pencitraan Ahok, FPI Tetap Beri Dukungan
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, kalau penyidik tidak melakukan pemaksaan pada Jessica untuk dilakukan observasi kejiwaannya itu. Sebab, penyidik tidak tahu kalau kondisi kesehatan Jessica itu sedang turun lantaran datang bulan.
"Bukan dipaksakan, karena kalau sakit kan enggak dilanjutkan, kalau sakit kan ada dokter yang bilang sakit, kalau sakit kami lihat nanti sakitnya dimana. Kami kan belum dapat laporannya, dokter yang bilang sakit itu, bukan saya," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2016).
Krishna menerangkan, selama ini Jessica secara psikologis dinyatakan normal dan sehat. Maka itu, untuk mengetahui adanya masalah kejiwaan pada Jessica, penyidik pun membawanya ke RSCM untuk diperiksa oleh psikiater rumah sakit tersebut.
Penyidik akan bersikap profesional dengan hasil kejiwaan Jessica nanti. Penyidik pun belum dapat menyatakan, kalau Jessica mengalami masalah kejiwaan, konstruksi pidanan pada Jessica akan hilang. Sebab, hasil tes pun belum keluar dan Krishna enggan berandai-andai.
"Kata psikolog normal dan sehat, tapi kan psikiatri beda lagi keilmuannya, jadi ini kami tunggu jawabannya saja apa. Saya tidak bisa mengandai-andai dan menebak-nebak hasilnya, masih diperiksa," tutupnya.
PILIHAN:
Sebut Rencana Penertiban Kalijodo Pencitraan Ahok, FPI Tetap Beri Dukungan
(mhd)