Gali Motif Kasus Kematian Mirna, Polisi Terus Garap Jessica
Jum'at, 12 Februari 2016 - 17:19 WIB
Gali Motif Kasus Kematian Mirna, Polisi Terus Garap Jessica
A
A
A
JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terus menggali motif pembunuhan dari tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27), Jessica Kumala Wongso (27).
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, sampai saat ini penyidik membutuhkan keterngan ahli terkait dengan kejiwaan Jessica.
"Menurut pakar psiokologi, dia (Jessica) sehat dan tidak ada masalah kejiwaan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2016).
Namun, hal tersebut perlu disertai hasil dari pemeriksaan psikiatrinya. Dia melanjutkan, dokter memeriksa yang bersangkutan ada metodologinya. Butuh waktu, butuh observasi dan butuh menginap. "Ada dua polwan (polisi wanita yang) menjaganya siang dan malam," tegasnya.
Jessica diperiksa di ruang psikolog RSCM. Selain itu, pemeriksan ini juga untuk mengetahui motif pembunuhan yang dilakukan terhadap sahabatnya, Mirna. Pasalnya, sampai saat ini tersangka belum mengakui melakukan pembunuhan.
"Problemnya mengapa dia (Jessica) tidak mengaku melakukan, apalagi motif. Sekarang itu yang jadi diduga dilakukan oleh yang bersangkutan," tuturnya.
Dia menegaskan, untuk pasal tetap di 340 KUHP terkait pembunuhan berencana. Kenapa menetapkan pasal tersebut, karena semua kasus pembunuhan menggunkan racun pasti dilakukan secara terencana.
Berdasarkan pantauan SINDO di RSCM, terlihat Jessica yang dikawal ketat anggota kepolisian sedang berjalan ke sebuah ruangan pagi tadi. Jessica yang menggunakan baju bebas, bukan baju tahanan terlihat tenang dan santai.
"Dia menginap di ruang inap, karena dia statusnya sebagai tahanan maka di dalam ruangan ada polisinya," kata seorang petugas yang enggan disebut namanya.
Selain itu, sebuah kendaraan Toyota Hice terlihat di depan ruang perawatan. Dengan mobil itulah jessica diantar ke RSCM dengan kawalan ketat petugas kepolisian. Seorang petugas Polisi menuturkan, jessica diperiksa hingga larut malam. Karena masih dibutuhkan pemeriksaan lanjutan maka peyidik memutuskan jessica untuk menginap.
"Kita sudah izin pimpinan, dan dia juga akan diperiksa lagi pagi-pagi. Jadi diputuskan untuk menginap di sini (RSCM)," tegas anggot Jatanras yang juga tidak ingin disebutkan namanya.
Menurutnya, pemeriksaan pada Kamis 11 Februari 2016 kemarin dilaukan pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Sedangkan pada Jumat (12/2/2016) ini Jessica diperiksa mulai pukul 09.00 WIB.
PILIHAN:
FPI: Biarkan Tangan Ahok Bersihkan Kalijodo
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, sampai saat ini penyidik membutuhkan keterngan ahli terkait dengan kejiwaan Jessica.
"Menurut pakar psiokologi, dia (Jessica) sehat dan tidak ada masalah kejiwaan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2016).
Namun, hal tersebut perlu disertai hasil dari pemeriksaan psikiatrinya. Dia melanjutkan, dokter memeriksa yang bersangkutan ada metodologinya. Butuh waktu, butuh observasi dan butuh menginap. "Ada dua polwan (polisi wanita yang) menjaganya siang dan malam," tegasnya.
Jessica diperiksa di ruang psikolog RSCM. Selain itu, pemeriksan ini juga untuk mengetahui motif pembunuhan yang dilakukan terhadap sahabatnya, Mirna. Pasalnya, sampai saat ini tersangka belum mengakui melakukan pembunuhan.
"Problemnya mengapa dia (Jessica) tidak mengaku melakukan, apalagi motif. Sekarang itu yang jadi diduga dilakukan oleh yang bersangkutan," tuturnya.
Dia menegaskan, untuk pasal tetap di 340 KUHP terkait pembunuhan berencana. Kenapa menetapkan pasal tersebut, karena semua kasus pembunuhan menggunkan racun pasti dilakukan secara terencana.
Berdasarkan pantauan SINDO di RSCM, terlihat Jessica yang dikawal ketat anggota kepolisian sedang berjalan ke sebuah ruangan pagi tadi. Jessica yang menggunakan baju bebas, bukan baju tahanan terlihat tenang dan santai.
"Dia menginap di ruang inap, karena dia statusnya sebagai tahanan maka di dalam ruangan ada polisinya," kata seorang petugas yang enggan disebut namanya.
Selain itu, sebuah kendaraan Toyota Hice terlihat di depan ruang perawatan. Dengan mobil itulah jessica diantar ke RSCM dengan kawalan ketat petugas kepolisian. Seorang petugas Polisi menuturkan, jessica diperiksa hingga larut malam. Karena masih dibutuhkan pemeriksaan lanjutan maka peyidik memutuskan jessica untuk menginap.
"Kita sudah izin pimpinan, dan dia juga akan diperiksa lagi pagi-pagi. Jadi diputuskan untuk menginap di sini (RSCM)," tegas anggot Jatanras yang juga tidak ingin disebutkan namanya.
Menurutnya, pemeriksaan pada Kamis 11 Februari 2016 kemarin dilaukan pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Sedangkan pada Jumat (12/2/2016) ini Jessica diperiksa mulai pukul 09.00 WIB.
PILIHAN:
FPI: Biarkan Tangan Ahok Bersihkan Kalijodo
(mhd)