4 Hari Ditahan, Jessica Masih Tak Mengaku Bunuh Mirna
Rabu, 03 Februari 2016 - 15:45 WIB
4 Hari Ditahan, Jessica Masih Tak Mengaku Bunuh Mirna
A
A
A
JAKARTA - Empat hari setelah ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kematian Wayan Mirna Salihin, hingga kini Jessisca Kumala Wongso (27) tetap tak mengaku telah menaruh racun di kopi Mirna.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal mengatakan, dalam Pasal 184 KUHAP dikatakan, kalau salah satu alat bukti penyidikan itu berupa keterangan tersangka atau terdakwa. Namun, dalam kasus Mirna ini, penyidik tidak mengejar pengakuan tersangka Jessica.
Pasalnya, selama lima hari ditahan dan diperiksa penyidik, Jessica masih belum mengakui menaruh racun sianida di kopi Vietnam milik Mirna itu. "Sampai saat ini dia (Jessica) tidak mengaku. Tapi tidak apa itu. Kita masih mengejar pembuktian, bukan pengakuan saja," ujarnya pada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (3/2/2016).
Iqbal menuturkan, selain meminta keterangan pada Jessica, penyidik telah memeriksa kesehatan Jessica ke psikolog, psikiater, dan hipnoterapi untul alat bukti kasus Mirna itu. Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan ulang pada alat bukti tersebut agar lebih kuat.
"Alibi (Jessica) terus kami analisa oleh saksi ahli," tuturnya. Sedang adanya pernyataan ayah Mirna yang menyebut Jessica memiliki kepribadian ganda, Iqbal menerangkan, kalau penyidik pun menyimak pernyataan tersebut.
Jika memang pernyataan itu merupakan petunjuk dan diperlukan, penyidik akan menggali keterangan ayah Mirna itu secara lebih mendetail lagi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal mengatakan, dalam Pasal 184 KUHAP dikatakan, kalau salah satu alat bukti penyidikan itu berupa keterangan tersangka atau terdakwa. Namun, dalam kasus Mirna ini, penyidik tidak mengejar pengakuan tersangka Jessica.
Pasalnya, selama lima hari ditahan dan diperiksa penyidik, Jessica masih belum mengakui menaruh racun sianida di kopi Vietnam milik Mirna itu. "Sampai saat ini dia (Jessica) tidak mengaku. Tapi tidak apa itu. Kita masih mengejar pembuktian, bukan pengakuan saja," ujarnya pada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (3/2/2016).
Iqbal menuturkan, selain meminta keterangan pada Jessica, penyidik telah memeriksa kesehatan Jessica ke psikolog, psikiater, dan hipnoterapi untul alat bukti kasus Mirna itu. Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan ulang pada alat bukti tersebut agar lebih kuat.
"Alibi (Jessica) terus kami analisa oleh saksi ahli," tuturnya. Sedang adanya pernyataan ayah Mirna yang menyebut Jessica memiliki kepribadian ganda, Iqbal menerangkan, kalau penyidik pun menyimak pernyataan tersebut.
Jika memang pernyataan itu merupakan petunjuk dan diperlukan, penyidik akan menggali keterangan ayah Mirna itu secara lebih mendetail lagi.
(whb)