Polisi Disarankan Selidiki Latar Belakang Orang Terdekat Mirna

Kamis, 28 Januari 2016 - 14:54 WIB
Polisi Disarankan Selidiki...
Polisi Disarankan Selidiki Latar Belakang Orang Terdekat Mirna
A A A
JAKARTA - Dalam mengungkap kasus kematian Mirna Salihin, polisi belum sepenuhnya menyelidiki latar belakang orang-orang terdekat korban. Selain itu, polisi juga harusnya memeriksa intensif saksi lainnya yaitu Hanny serta suami Mirna.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FHUP), Ade Saptomo mengatakan, polisi bisa melakukan pendalaman misalnya apa latar belakang Jesica, Hanny serta suami Mirna. Penyidik perlu menarik kebelakang benang cerita dari kasus ini yaitu dengan mendalami pengetahuan ketiganya mengenai sianida.

Dengan cara itu bisa membuktikan siapa pelaku yang membunuh Mirna. "Misalnya dengan mencari tahu soal pengetahuan saksi-saksi soal sianida. Siapa memorinya (pengetahuannya) yang paling besar soal sianida. Cara ini yang saya lihat belum dilakukan penyidik," kata Ade Saptomo, Kamis (28/1/2016).

Menurut Ade, tingkat pengetahuan si pelaku soal sianida yang kemudian mendorong dia untuk membunuh menggunakan zat beracun ini. Misalnya X tahu bahwa sianida itu racun, namun bisa jadi Y lebih tahu kalau sianida itu berbahaya dan mematikan sehingga dia memilih zat itu sebagai media membunuh.

"Tingkat pengetahuannya kan berbeda. Nah dengan cara ini bisa terungkap kemudian pelakunya. Jadi tidak berkutik pada asumsi semata," kata dia. Ade menjelaskan, memori yang kuat dari seseorang mengenai suatu hal itu bisa mempengaruhi tindakan.

Karena, tidak serta merta pelakunya memilih sianida untuk membunuh kalau tidak ada pengetahuan yang kuat. "Asumsinya, orang berucap dan berbuat ya merujuk pada memori dan pengetahuan yang dimiliki," katanya.

Memori atau pengetahuan itu bisa didapat ketika pelaku mengeyam pendidikan atau dari informasi yang berkembang. Ketika pelaku memiliki pengetahuan kuat maka pilihan jatuh pada apa yang dia ketahui selama ini. "Toh banyak zat beracun lainnya, tetapi mengapa yang dipilihnya adalah sianida," ucapnya.

Mengenai proses penyelidikan, Ade berpendapat tidak masalah jika berjalan lambat. Asalkan, nantinya fakta yang terungkap sesuai kebenaran dan hanya mengandalkan kecepatan.

Jika saat ini publik mengarah pada Jesica sebagai tersangka, menurutnya itu terlalu cepat. Ade berpandangan, Jesica hanyalah produk dari suatu proses hukum. Dia seolah diciptakan atau diskenariokan sebagai pelaku, padahal prosesnya pun masih berjalan. Dia menyarankan agar penyidik memperlakukan Jesica seperti saksi lainnya misalnya Hanny dan pelayan kafe.

"Harusnya mereka juga sama dong. Kalau Jesica diperiksa intensif, kenapa yang lain tidak," katanya.
(whb)
Berita Terkait
Mengenang Kasus Kopi...
Mengenang Kasus Kopi Maut Jessica Wongso
Kasus Kopi Sianida Maut...
Kasus Kopi Sianida Maut Jessica Wongso Kembali Viral, Aktor Krisna Mukti Ikut Terseret
Ini Alasan Jessica Wongso...
Ini Alasan Jessica Wongso Sering Tersenyum di Persidangan Kopi Sianida
Kasus Kopi Sianida Jessica...
Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Viral, Restoran Ini Temukan Ide untuk Raup Tips Pengunjung
Kondisi Terkini Jessica...
Kondisi Terkini Jessica Wongso usai 7 Tahun Dipenjara Gegara Kasus Kopi Sianida
Jessica Wongso Tolak...
Jessica Wongso Tolak Satu Sel dengan Tahanan Lain, Pilih Tinggal di Ruangan Kecil
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
2 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
6 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved