Usai Diperiksa Polisi, Ini Keterangan Ayah dan Suami Mirna
Kamis, 21 Januari 2016 - 19:12 WIB
Usai Diperiksa Polisi, Ini Keterangan Ayah dan Suami Mirna
A
A
A
JAKARTA - Keluarga Wayan Mirna Salihin (27) meminta Polda Metro Jaya segera mengungkap kasus kematian korban. Apabila Mirna tewas diracun, polisi diharapkan dapat menangkap pelaku pembunuhan tersebut.
Usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, ayah Mirna Darmawan Salihin mengatakan, pemeriksaan terhadapnya berserta suami Mirna Arif Soemarko dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Darmawan enggan menjelaskan secara detail tentang proses pemeriksaan.
"Keluarga dipanggil untuk kelengkapan data saja. Saya dipanggil saya hadir, apa yang dibutuhkan saya berikan," kata Darmawan, Kamis (21/1/2016). Darmawan menegaskan, kalau memang anaknya itu terbukti tewas karena diracun oleh seseorang, maka kepolisian segera menentukan siapa orang yang meracuni anaknya dengan zat sianida tersebut.
Darmawan tidak ingin jika kasus yang menimpa anaknya itu kembali lagi terjadi dan menimpa orang tak bersalah lainnya. Apalagi, jika sampai terbukti anaknya itu tewas diracun oleh seseorang dan orang tersebut dibiarkan. Akan menjadi contoh yang buruk ke depannya.
Sementara itu suami Mirna, Arif Soemarko enggan berkomentar banyak terkait penyidikan kasus tewasnya sang istri tercinta. "Kami sudah serahkan semua ke polisi. Jadi tanya saja langsung ke Direskrimum," ujar Arif sambil terus ditarik keluar dari kerumunan wartawan oleh saudara kembar Mirna, Sendy menuju mobilnya terparkir di pelataran Polda Metro Jaya, Kamis (21/1/2016).
Usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, ayah Mirna Darmawan Salihin mengatakan, pemeriksaan terhadapnya berserta suami Mirna Arif Soemarko dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Darmawan enggan menjelaskan secara detail tentang proses pemeriksaan.
"Keluarga dipanggil untuk kelengkapan data saja. Saya dipanggil saya hadir, apa yang dibutuhkan saya berikan," kata Darmawan, Kamis (21/1/2016). Darmawan menegaskan, kalau memang anaknya itu terbukti tewas karena diracun oleh seseorang, maka kepolisian segera menentukan siapa orang yang meracuni anaknya dengan zat sianida tersebut.
Darmawan tidak ingin jika kasus yang menimpa anaknya itu kembali lagi terjadi dan menimpa orang tak bersalah lainnya. Apalagi, jika sampai terbukti anaknya itu tewas diracun oleh seseorang dan orang tersebut dibiarkan. Akan menjadi contoh yang buruk ke depannya.
Sementara itu suami Mirna, Arif Soemarko enggan berkomentar banyak terkait penyidikan kasus tewasnya sang istri tercinta. "Kami sudah serahkan semua ke polisi. Jadi tanya saja langsung ke Direskrimum," ujar Arif sambil terus ditarik keluar dari kerumunan wartawan oleh saudara kembar Mirna, Sendy menuju mobilnya terparkir di pelataran Polda Metro Jaya, Kamis (21/1/2016).
(whb)