HT Optimistis Perindo Jadi Parpol Besar
Senin, 18 Januari 2016 - 22:27 WIB
HT Optimistis Perindo Jadi Parpol Besar
A
A
A
BLITAR - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) optimistis Perindo akan menjadi partai politik besar di Indonesia. Syaratnya, seluruh pengurus dan kader Partai Perindo secara massif menjalankan prinsip kerja keras, berjuang militan, kreatif, serta inovatif.
“Sebab, kerja keras dan berjuang militan saja tidak cukup. Untuk menjadi besar butuh kreatif dan inovatif," ujarnya dalam sambutan deklarasi sekaligus pelantikan pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten dan Kota Blitar serta DPC se-Dapil 6 (Blitar, Kediri, dan Tulungagung) di Aula Gedung Grand Star di Kelurahan/Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (18/1/2016).
Pentingnya komponen kreatif dan inovatif untuk mengimbangi kerja keras dan spirit perjuangan yang militan dicontohkan HT pada sosok Steve Jobs, CEO perusahaan Apple di Amerika.
Tanpa sentuhan kreativitas, Apple pernah mengalami masa senjakala nyaris bangkrut. Namun, usaha itu bangkit dan melenting ketika Jobs menyadari dan mempraktikkan inovasi serta kreativitas dalam usahanya.
"Hasilnya menjadi perusahaan sangat besar dengan kekayaan senilai 8.000 triliun atau empat kali lipat APBN Indonesia," terangnya.
HT juga mencontohkan bagaimana perusahaan seluler ternama Nokia yang bertahan dengan status quo dan tidak pernah melakukan inovasi akhirnya bangkrut, gulung tikar. Negara Jepang yang 15 tahun silam menjadi penguasa pasar elektronik, kini telah tersaingi bahkan dikalahkan Korea yang lebih kreatif.
Lebih jauh ia mengatakan bahwa partai besar yang tidak inovatif dan kreatif akan runtuh dan disalip partai yang sebelumnya kecil namun mengedepankan inivasi dan kreativitas. "Dan, yang perlu diketahui kesuksesan selalu ada proses," jelasnya.
Ia optimistis Perindo akan menjadi partai besar di Indonesia. Sebab Perindo memiliki basis perjuangan yang berbeda dengan lainya. Perindo hadir untuk mewujudkan tujuan semula dari cita cita kemerdekaan.
"Tugas Perindo mengembalikan cita-cita kemerdekaan," cetusnya disambut tepuk tangan membahana.
Berdasarkan pantauan, kehadiran HT yang bersama rombongan dari Malang disambut teriakan yel-yel "Indonesia sejahtera, HT luar biasa".
Tampak sejumlah pengurus DPP, juga Ketua DPW Perindo Jawa Timur Mohammad Mirdasy. Teriakan yel-yel "Presidenku HT" lantas menyusul tidak kalah bergemanya.
"Isih suwe. Isih telung tahun lebih kan? (Masih lama. Masih tiga tahun lebih kan?)" seloroh HT dengan senyum mengembang, merespons teriakan yel-yel Presidenku HT.
“Sebab, kerja keras dan berjuang militan saja tidak cukup. Untuk menjadi besar butuh kreatif dan inovatif," ujarnya dalam sambutan deklarasi sekaligus pelantikan pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten dan Kota Blitar serta DPC se-Dapil 6 (Blitar, Kediri, dan Tulungagung) di Aula Gedung Grand Star di Kelurahan/Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (18/1/2016).
Pentingnya komponen kreatif dan inovatif untuk mengimbangi kerja keras dan spirit perjuangan yang militan dicontohkan HT pada sosok Steve Jobs, CEO perusahaan Apple di Amerika.
Tanpa sentuhan kreativitas, Apple pernah mengalami masa senjakala nyaris bangkrut. Namun, usaha itu bangkit dan melenting ketika Jobs menyadari dan mempraktikkan inovasi serta kreativitas dalam usahanya.
"Hasilnya menjadi perusahaan sangat besar dengan kekayaan senilai 8.000 triliun atau empat kali lipat APBN Indonesia," terangnya.
HT juga mencontohkan bagaimana perusahaan seluler ternama Nokia yang bertahan dengan status quo dan tidak pernah melakukan inovasi akhirnya bangkrut, gulung tikar. Negara Jepang yang 15 tahun silam menjadi penguasa pasar elektronik, kini telah tersaingi bahkan dikalahkan Korea yang lebih kreatif.
Lebih jauh ia mengatakan bahwa partai besar yang tidak inovatif dan kreatif akan runtuh dan disalip partai yang sebelumnya kecil namun mengedepankan inivasi dan kreativitas. "Dan, yang perlu diketahui kesuksesan selalu ada proses," jelasnya.
Ia optimistis Perindo akan menjadi partai besar di Indonesia. Sebab Perindo memiliki basis perjuangan yang berbeda dengan lainya. Perindo hadir untuk mewujudkan tujuan semula dari cita cita kemerdekaan.
"Tugas Perindo mengembalikan cita-cita kemerdekaan," cetusnya disambut tepuk tangan membahana.
Berdasarkan pantauan, kehadiran HT yang bersama rombongan dari Malang disambut teriakan yel-yel "Indonesia sejahtera, HT luar biasa".
Tampak sejumlah pengurus DPP, juga Ketua DPW Perindo Jawa Timur Mohammad Mirdasy. Teriakan yel-yel "Presidenku HT" lantas menyusul tidak kalah bergemanya.
"Isih suwe. Isih telung tahun lebih kan? (Masih lama. Masih tiga tahun lebih kan?)" seloroh HT dengan senyum mengembang, merespons teriakan yel-yel Presidenku HT.
(zik)