Korban Berkode 007 di RS Polri Ternyata Terduga Teroris
Sabtu, 16 Januari 2016 - 16:52 WIB
Korban Berkode 007 di RS Polri Ternyata Terduga Teroris
A
A
A
JAKARTA - Ada tujuh korban tewas dalam ledakan bom di Sarinah Jakpus yang dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jaktim. Empat dari tujuh jenazah dipastikan terduga teroris.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak, mengatakan para korban tewas ditemukan di tiga tempat terpisah. Pertama di Pos Polisi Sarinah, tempat kedua di halaman depan Starbuck, dan tempat ketiga di dalam Starbuck.
“Di Pos Polisi Sarinah ada tiga korban. Korban kode 001 teridentifikasi Rico Hermawan. Korban 002 Sugito, dan korban 003 Dian Joni Kurniadi. Tiga korban di sebelah pos polisi,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Sabtu (16/1/2016).
Lalu, tempat kedua ada di halaman Starbuck. Ada tiga korban, korban 006 Mohammad Ali, korban 004 Afif alias Sunakim, dan korban 005 atas nama Amer Auali Taher, WNA Kanada.
“Korban terakhir ada di dalam Starbuck. Korban 007 Ahmad Muhazan Bin Saron. Kondisi perut sama dada koyak karena dekat dan mepet dengan pusat ledakan,” tuturnya.
Jenazah korban 007 atas nama Ahmad Muhazan ini diduga sebagai pelaku bom bunuh diri di dalam Starbucks.
Kabid Humas Polda Metro Jaya sendiri memastikan kalau Ahmad Muhazan ini terduga teroris. "Sampai saat ini, baru empat orang yang disinyalir sebagai terduga pelaku," terangnya.
Mereka yang diduga teroris yaitu, Dian Juni Kurniadi, Afif alias Sunakim, Mohammad Ali, dan Ahmad Muhazan bin Saron.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak, mengatakan para korban tewas ditemukan di tiga tempat terpisah. Pertama di Pos Polisi Sarinah, tempat kedua di halaman depan Starbuck, dan tempat ketiga di dalam Starbuck.
“Di Pos Polisi Sarinah ada tiga korban. Korban kode 001 teridentifikasi Rico Hermawan. Korban 002 Sugito, dan korban 003 Dian Joni Kurniadi. Tiga korban di sebelah pos polisi,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Sabtu (16/1/2016).
Lalu, tempat kedua ada di halaman Starbuck. Ada tiga korban, korban 006 Mohammad Ali, korban 004 Afif alias Sunakim, dan korban 005 atas nama Amer Auali Taher, WNA Kanada.
“Korban terakhir ada di dalam Starbuck. Korban 007 Ahmad Muhazan Bin Saron. Kondisi perut sama dada koyak karena dekat dan mepet dengan pusat ledakan,” tuturnya.
Jenazah korban 007 atas nama Ahmad Muhazan ini diduga sebagai pelaku bom bunuh diri di dalam Starbucks.
Kabid Humas Polda Metro Jaya sendiri memastikan kalau Ahmad Muhazan ini terduga teroris. "Sampai saat ini, baru empat orang yang disinyalir sebagai terduga pelaku," terangnya.
Mereka yang diduga teroris yaitu, Dian Juni Kurniadi, Afif alias Sunakim, Mohammad Ali, dan Ahmad Muhazan bin Saron.
(ysw)