Rano Tambah Jumlah Warga Miskin di Banten

Senin, 04 Januari 2016 - 17:02 WIB
Rano Tambah Jumlah Warga...
Rano Tambah Jumlah Warga Miskin di Banten
A A A
SERANG - Jumlah warga miskin di Provinsi Banten mengalami peningkatan pada 2015 dibanding tahun sebelumnya.

Kepala BPS Banten Syech Suhaimi menyebutkan, pada bulan September 2014, jumlah penduduk miskin sebanyak 649,19 ribu jiwa, sedangkan Banten di pimpin Rano Karno atau di periode yang sama pada tahun 2015 sebanyak 690,67 ribu jiwa atau meningkat 4148 ribu jiwa diandingkan tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, secara garis besar penyebab peningkatan jumlah angka yang berada pada garis kemiskinan yaitu karena meningkatnya harga komoditi makanan dan komoditi non makanan.

"Lima komoditi makanan penyumbang terbesar garis kemiskinan di daerah perkotaan yaitu beras sebesar 18,09 persen, rokok kretek filter sebanyak 11,78 persen, telur ayam ras sebanyak 3,55 persen, daging ayam ras sebesar 3,06 persen, dan terakhir mie instan sebesar 3,91 persen," kata Suhaimi di Kantor BPS Banten. Senin (4/1/2015)

Untuk komiditi makanan penyumbang terbesar terhadap garis kemiskinan yang berada di daerah perdesaan, lanjut Syech, yaitu, beras sebesar 30,09 persen, rokok kretek filter sebesar 8,73 persen, telur ayam ras sebesar 3,32 persen, kopi bubuk dan kopi instan sebanyak 2,81 persen, dan mie instan sebanyak 2,73 persen.

Sementara, komoditi bukan makanan yang memberi sumbangan terbesar untuk garis kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan adalah biaya perumahan, sebesar 10,54 persen, bensin sebesar 3,78 persen, listrik 2,83 persen, pendidikan 2,54 persen.

"Untuk komoditi kelima terdapat perbedaan antara perdesaan dan perkotaan. Di perkotaan komoditi terakhir penyumbang terbesar garis kemiskinan yaitu angkutan sebesar 1,39 persen, sedangkan di perdesaan adalah kayu bakar sebesar 1,06 persen," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
1 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
3 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
3 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
15 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved