Cinta Tak Direstui, Rusman dan Satriani Minum Racun Bersama

Rabu, 23 Desember 2015 - 17:26 WIB
Cinta Tak Direstui,...
Cinta Tak Direstui, Rusman dan Satriani Minum Racun Bersama
A A A
BARRU - Sejoli asal Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Rusman bin Latuo (17) dan Satriani binti Amiruddin (13), tewas setelah bersama-sama menegak racun rumput di salah satu pematang sawah.

Sepasang kekasih yang tengah dimabuk asmara itu diduga nekat melakukan aksi bunuh diri lantaran jalinan cintanya tidak mendapat restu dari salah satu keluarganya.

Peristiwa itu terjadi pada Senin 21 Desember 2015. Korban Satriani ditemukan tergeletak dengan mulut berbusa di pinggir sawah dekat saluran air, Kampung Waesai, Kecamatan Tanete Riaja.

Meski sempat mendapat perawatan medis di RSUD Barru, namun nyawa remaja itu tidak tertolong. Dia menenghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 23.00 Wita. Nasib serupa dialami Rusman.

Dia tewas setelah mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Makassar, sehari setelahnya pada Selasa 22 Desember 2015 sekitar pulul 06.00 Wita, tujuh jam setelah kekasihnya wafat.

"Hasil pemeriksaan dokter sudah kami terima. Racun yang mereka tegak racun rumput merek grama xone. Tapi tidak dilakukan autopsi, karena pihak keluarga menolak jasad anaknya dibedah," kata Kapolres AKBP Minarto, Rabu (23/12/2015).

Kendati begitu, pihaknya masih melakukan penelusuran guna mengungkap motif dari aksi bunuh diri yang dilakukan keduanya.
"Kami tengah mencari lokasi toko tempat mereka membeli racun itu," jelasnya.

Dia melanjutkan, peristiwa itu bermula ketika korban Rusman dalam keadaan sempoyongan tiba di rumahnya dan mengatakan kepada salah seorang kakak perempuannya telah meminum racun bersama kekasihnya Satriani.

"Keluarga korban kemudian menyampaikan hal itu pada keluarga perempuan dan bersama-sama menuju lokasi kejadian," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Cempa Usman mengaku, sempat melihat kedua korban berboncengan melintas di depan rumahnya. Namun, dia tidak tahu tujuan keduanya. "Mereka berboncengan tiga saat melintas di depan rumah," ujarnya.

Nanti setelah warga mulai ribut ketika akan ke lokasi kejadian, barulah pihaknya tahu jika pasangan kekasih remaja itu melakukan aksi minum racun berdua.

"Korban dibawa ke Puskesmas Ralla sebelum dirujuk ke rumah sakit kabupaten. Salah satunya dirujuk ke rumah sakit yang ada di Makassar, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Keduanya juga telah dikebumikan," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
7 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved