Perpanjangan Rute Transjakarta ke Bekasi Terkendala Infrastuktur
Sabtu, 05 Desember 2015 - 21:35 WIB
Perpanjangan Rute Transjakarta ke Bekasi Terkendala Infrastuktur
A
A
A
JAKARTA - Rencana perpanjangan rute bus Transjakarta di Kota Bekasi terkendala dengan infrastruktur di kota tersebut. Pasalnya, lebar ruas jalan di Kota Bekasi tidak seperti di Jakarta.
”Jaringan jalan di Jakarta dengan Kota Bekasi berbeda, kami sangat terkendala dengan jalur itu. Namun, kami sangat mendukung penuh rencana perpanjangan rute Transjakarta ke Bekasi,” ungkap Kepala Dishub Kota Bekasi Yayan Yuliana, Sabtu (5/12/2015).
Yayan menjelaskan, jaringan jalan di Kota Bekasi cenderung lebih sempit dibanding dengan Jakarta. Karena itu, infrastuktur tersebut harus diperhatikan, mengingat, armada Transjakarta memiliki jalur sendiri untuk menghindari kemacetan.
”Harus ada bedanya, naik Transjakarta dengan angkutan lain. Kalau tetap kena macet ya sama saja bohong,” katanya. Untuk saat ini yang memungkinkan dilalui bus Transjakarta untuk perpanjangan rute dari Pulogadung, Jakarta Timur yakni melalui Harapan Indah-Jalan Sultan Agung-Sudirman-Ahmad Yani-Terminal Bekasi.
Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi Tri Adhianto menambahkan, infrastuktur di Kota Bekasi belum memadai untuk dilalui bus Transjakarta yang harus mempunyai jalur sendiri. Bahkan, dibutuhkan pelebaran jalan hingga dua kali lipat dari yang ada saat ini.
”Bus Transjakarta membutuhkan jalur khusus, karena angkutan masal ini sangat berbeda,” ujarnya. Namun, kata dia, jalur yang berpotensi digunakan perpanjangan bus Transjakarta merupakan jalan negara.
Di mana, kewenangan pelebaran jalan merupakan kewenangan dari pemerintah pusat. Sehingga, sambung dia, Pemkot Bekasi akan merekomendasikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk melebarkan semua jalan negara di Kota Bekasi.
”Jaringan jalan di Jakarta dengan Kota Bekasi berbeda, kami sangat terkendala dengan jalur itu. Namun, kami sangat mendukung penuh rencana perpanjangan rute Transjakarta ke Bekasi,” ungkap Kepala Dishub Kota Bekasi Yayan Yuliana, Sabtu (5/12/2015).
Yayan menjelaskan, jaringan jalan di Kota Bekasi cenderung lebih sempit dibanding dengan Jakarta. Karena itu, infrastuktur tersebut harus diperhatikan, mengingat, armada Transjakarta memiliki jalur sendiri untuk menghindari kemacetan.
”Harus ada bedanya, naik Transjakarta dengan angkutan lain. Kalau tetap kena macet ya sama saja bohong,” katanya. Untuk saat ini yang memungkinkan dilalui bus Transjakarta untuk perpanjangan rute dari Pulogadung, Jakarta Timur yakni melalui Harapan Indah-Jalan Sultan Agung-Sudirman-Ahmad Yani-Terminal Bekasi.
Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi Tri Adhianto menambahkan, infrastuktur di Kota Bekasi belum memadai untuk dilalui bus Transjakarta yang harus mempunyai jalur sendiri. Bahkan, dibutuhkan pelebaran jalan hingga dua kali lipat dari yang ada saat ini.
”Bus Transjakarta membutuhkan jalur khusus, karena angkutan masal ini sangat berbeda,” ujarnya. Namun, kata dia, jalur yang berpotensi digunakan perpanjangan bus Transjakarta merupakan jalan negara.
Di mana, kewenangan pelebaran jalan merupakan kewenangan dari pemerintah pusat. Sehingga, sambung dia, Pemkot Bekasi akan merekomendasikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk melebarkan semua jalan negara di Kota Bekasi.
(whb)