Larangan Penjualan Kondom di Luwu Tuai Pro dan Kontra

Rabu, 02 Desember 2015 - 15:01 WIB
Larangan Penjualan Kondom...
Larangan Penjualan Kondom di Luwu Tuai Pro dan Kontra
A A A
BELOPA - Larangan penjualan kondom di mini market, toko, dan kios di Kabupaten Luwu, menimbulkan kontroversi. Di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, pro dan kontra terhadap kebijakan itu terus bergulir.

Seperti politikus Golkar Zul Arrahman mengatakan, kebijakan tersebut perlu dipertimbangkan karena menurutnya kondom bukanlah barang dilarang oleh hukum.

"Apalagi keberadaan kondom merupakan faktor penunjang suksesnya program KB oleh pemerintah pusat. Saya usulkan lebih baik perketat pengawasannya, buatkan perjanjian penjualan jika ditemukan cabut izinnya," katanya, Rabu (2/12/2015).

Anggota DPRD yang lian Yasman Miming justru mendukung kebijakan Bupati Luwu HA Mudzakkar. Politikus Golkar ini berharap pemerintah daerah mendorong ke DPRD agar dijadikan perangkat hukum dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda).

"Saya dukung, karena ini terkait moralitas anak bangsa kita. Masa anak kita yang masih berstatus pelajar bebas membeli alat kontrasepsi," katanya.

Terpisah, Bupati Luwu HA Mudzakkar menyampaikan, dia sudah perintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar menjadwalkan razia kondom di minimarket.

"Saya inginnya minggu ini kita sudah turun. Jika tidak ada agenda penting lainnya, saya yang akan pimpin langsung," kata Mudzakkar.

Putera pejuang kharismatik Tana Luwu, Kahar Mudzakkar ini mengatakan, mini market yang ditemukan masih menjual kondom akan diberikan teguran.

"Kondom akan kami sita dan pemiliknya akan diberi sanksi, serta harus menandatangani untuk tidak menjual kondom lagi jika tidak ingin usahanya kami tutup dan hentian beroperasi di Kabupaten Luwu," kuncinya.
(san)
Berita Terkait
Itjima Ulama MUI Minta...
Itjima Ulama MUI Minta Pemerintah Permendikbudristek 30/2021 Dicabut
Polemik Alat Kontrasepsi...
Polemik Alat Kontrasepsi bagi Remaja, PBNU: Jangan Sampai Isu Seks Aman Jadi Legalisasi yang Tidak Halal
Pesta Seks Tukar Pasangan...
Pesta Seks Tukar Pasangan yang Digelar Pasutri di Jakarta dan Bali Berlangsung 10 Kali
Anwar Abbas: Alat Kontrasepsi...
Anwar Abbas: Alat Kontrasepsi bagi Pelajar dan Remaja Bertentangan dengan Konstitusi
Edan! Liburan Ini Tawarkan...
Edan! Liburan Ini Tawarkan Seks Tanpa Batas dengan 100 Pelacur
3 Dampak Buruk Seks...
3 Dampak Buruk Seks Bebas, Nomor Terakhir Tak Disangka
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
15 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved