Laskar Aswaja: Lawan ISIS dengan Gerakan Rahmatan Lil Alamin

Senin, 30 November 2015 - 18:07 WIB
Laskar Aswaja: Lawan...
Laskar Aswaja: Lawan ISIS dengan Gerakan Rahmatan Lil Alamin
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama melakukan pendekatan dialog dan program edukasi yang bekerja sama dengan Pondok Pesantren, Majelis Taklim dan Ormas keagamaan untuk menangkal idiologi ISIS dan Radikalisme lainnya. Tindakan radikalisme yang bersembunyi di balik jubah agama kian marak terjadi, baik pada skala global maupun nasional.

Ketua Umum DPP Laskar Aswaja Adhi’thobink Permana mengatakan, aksi kekerasan tidak harus dilawan dengan kekerasan dalam bentuk balas dendam. Balas dendam hanya menyisahkan permusuhan yang berkepanjangan.

DPP Laskar Aswaja menentang aksi teror mengatasnamakan agama, tetapi juga menolak aksi balas dendam dalam bentuk kekerasan.

"Tindakan radikalisme dapat dicegah dengan cara persuasif dan preventif. Tindakan persuasi dapat dilakukan dalam bentuk dialog dan tindakan preventif dapat berupa edukasi dan sosialisasi secara sistematis dan massif," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima wartawan, Senin (30/11/2015).

Kata dia, acara Diklasus Braja I DPP Laskar Aswaja se-DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat digelar di Ponpes Sunan Kalijaga, Cisoka, Kabupaten Tangerang pada tanggal 27-29 November 2015.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta tersebut bertujuan membentuk Brigade Ahlussunnah Wal Jamaah (BRAJA). BRAJA akan membawa misi Laskar Aswaja untuk mengawal dan menjaga nilai Ahlussunnah Wal Jamaah yang esensinya adalah Islam Rahmatan Lil Alamin.

Sementara itu, Ketua Panitia Diklatsus I DPP Laskar Aswaja Iman Ainul Hasan mengatakan, untuk melawan aksi teror dalam bentuk tindakan kekerasan dan intimidasi tidak harus dengan kekerasan. Tetapi bisa dengan edukasi dan sosialisasi.

"Brigade Aswaja akan melakukan gerakan Islam Rahmatan Lil Aalamin ke berbagai Ponpes, Majeli Taklim dan lembaga pendidikan lainnya," katanya.

Aksi-aksi teror yang dilancarkan kelompok radikalis ISIS (Islamic state of Iraq and Syria) dan kelompok-kelompok lainnya yang mengatasnamakan agama, Laskar Aswaja menila gerakan tersebut bukan atas dasar norma agama. Tetapi pemahaman atas ajaran agama yang salah. "Pemahaman dan pemikiran yang salah ini yang harus diluruskan," tandasnya.

PILIHAN:

Ini Kekhawatiran Ahok Bila Lasro Marbun Tidak Dicopot
(mhd)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
21 menit yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
1 jam yang lalu
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
1 jam yang lalu
Lansia Tewas dalam Kebakaran...
Lansia Tewas dalam Kebakaran di Palmerah Utara
1 jam yang lalu
Usai Viral, Bang Jago...
Usai Viral, Bang Jago Pakai Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap
3 jam yang lalu
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui...
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui Rombongan PM Singapura saat Bertemu Presiden Prabowo Hari Ini
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved