Nasib Guru Seni Tatah Sungging di Wonogiri (1)

Rabu, 25 November 2015 - 14:51 WIB
Nasib Guru Seni Tatah...
Nasib Guru Seni Tatah Sungging di Wonogiri (1)
A A A
WONOGIRI - Sesuatu yang langka, biasanya lebih mahal harganya. Tetapi, profesi ahli yang jarang ada duanya seperti guru seni tatah sungging di Wonogiri, Jawa Tengah, ternyata tidak terlalu dihargai.

Jumlah guru honorer tatah sungging di seluruh wilayah Wonogiri, hanya dua orang. Honor mereka mengajar ternyata hanya Rp200 ribu per bulan.

Salah satu guru tersebut adalah Siti Nur Khotimah (30) yang mengajar di SMPN 2 Kecamatan Manyaran, Wonogiri. Sebagai seorang guru, Siti punya beban tugas dan tanggung jawab sama seperti profesi guru-guru lainnya, yakni mencerdaskan generasi bangsa.

Ibu dua anak tersebut mengajar materi yang terhitung jarang yakni seni tatah sungging atau membuat wayang. Ijazah pendidikannya pun diperoleh dari perjuangan keras selama lima tahun, di Jurusan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Bedanya hanya terletak pada nasib. Saat guru-guru lain sibuk mengurus berbagai tunjangan kesejahteraan dan sertifikasi, Siti harus puas memainkan pahat agar tidak menggores jari sendiri.

Bagaimana tidak! Profesinya selama lima tahun sebagai guru seni langka yang mampu melahirkan seniman kelas dunia, hanya dipandang sebelah mata. Setiap bulan, honor mengajar Siti hanya Rp200 ribu.

Di zaman sulit seperti sekarang ini, penghasilan Siti dalam sebulan itu praktis habis hanya untuk keperluan makan selama dua hari.

"Kalau mengajar full selama 24 jam, honornya sebulan 270 ribu, Mas," ungkap Siti di sela-sela kesibukannnya menatah wayang di rumahnya.

Beruntung, selain mengajar, seniman wayang ini juga mahir memahat wayang sebagai profesi seni yang diwariskan ayahnya, Dwi Sunaryo. Di sela-sela kesibukan mengurus rumah tangga seusai menjalankan profesinya sebagai guru, Siti juga memahat wayang di rumahnya, di Desa Kepuhsari, Kecamatan Manyaran, Wonogiri. (Bersambung)
(zik)
Berita Terkait
Upacara Peringatan Hari...
Upacara Peringatan Hari Guru di Jambi Tetap Dilakukan saat Banjir
Besok Peringatan Hari...
Besok Peringatan Hari Guru Sedunia, Apa Bedanya dengan Hari Guru Nasional (HGN)?
Peringatan Hari Guru,...
Peringatan Hari Guru, Wapres Pastikan Tingkatkan Kesejahteraan
Peringatan Hari Guru...
Peringatan Hari Guru di Tengah Duka Gempa Cianjur
Pedoman Peringatan Hari...
Pedoman Peringatan Hari Guru Nasional 2023, Tema dan Logonya
4 Guru Maros Raih Gelar...
4 Guru Maros Raih Gelar Juara di Lomba Peringatan Hari Guru Nasional 2020
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
41 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
53 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved