Maling Modus Baru di Depok, Rumah Target Diberi Kode Khusus

Senin, 23 November 2015 - 10:32 WIB
Maling Modus Baru di...
Maling Modus Baru di Depok, Rumah Target Diberi Kode Khusus
A A A
DEPOK - Belakangan ini warga Depok, Jawa Barat dihantui maling bermoduskan kode rahasia. Sebelum eksekusi, pelakunya menandai rumah dengan sandi yang hanya diketahui kelompoknya.

Seperti yang terlihat di sebuah rumah di Kampung Serab, Tirtajaya, Sukmajaya, Depok. Di rumah milik seorang karyawan swasta tertera kode sandi dengan huruf 'MDM', 'SEIMS' berwarna coklat, dan dua simbol seperti anak panah mengarah ke barat.

Indah, pemilik rumah yang dicoret kode rahasia maling mengatakan, tulisan itu baru diketahui pada Sabtu 21 November 2015 sore lalu. Padahal saat Jumat 20 November 2015 malam tulisan itu belum ada di bagian luar dinding kamarnya.

"Kemarin nonton di TV (televisi) ada kasus seperti ini di Pancoran Mas. Pagi ada coretan di temboknya, dini hari dia kehilangan sepeda motor. Sepertinya modus baru karena ada beberapa rumah tetangga juga dicoreti dengan pola serupa," katanya di Depok, Senin (23/11/2015).

Dikatakan Indah, pencurian kerap terjadi di sekitar lingkungannya. Seperti sepekan lalu, tetangga lain RT lengah membuka pintu di siang hari dan meninggalkan rumahnya beberapa menit saja. Tak ayal, maling menggasak laptop dan buku tabungan sang tetangga.

"Kejadian itu sehari setelah saya lapor Pak RT, ada seorang pria muda bolak-balik berjalan di depan rumah sambil tengak tengok enggak jelas," bebernya.

Dia juga mencermati, kawanan maling di area Kampung Serab selalu menyasar rumah dengan penghuni baru. Pola itu, kata dia, terlihat sejak setahun terakhir. Tercatat sekitar tiga tetangga barunya menjadi korban pencurian mulai dari jemuran, handphone, sertifikat hingga tabungan.

Bahkan saat libur Lebaran, rumah tetangga di seberang kirinya dibobol maling saat ditinggal penghuninya pulang kampung. Kali ini Indah pun berupaya lebih waspada.

"Insting saya melihat beberapa coretan di beberapa rumah tetangga dan rumah saya sebagai sebuah penanda kelompok pencuri untuk melancarkan aksinya," katanya.

Kasatreskrim Polres Depok Kompol Teguh Nugroho mengaku belum menerima laporan terkait vandalisme yang mengarah ke aksi kriminalitas seperti pencurian. Dia berjanji, tetap mencermati setiap laporan warga terkait aksi serupa, supaya ada kewaspadaan bersama.

"Belum ada laporan, tapi modus ini seperti tahun 1998 yang bertujuan membuat fear of crime sepertinya," kata Teguh.

PILIHAN:

BPK Panggil Ahok Terkait Pembelian Lahan di Sumber Waras
(ysw)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved