Warga DKI Masih Ogah Beralih ke Bus Transjakarta
Kamis, 12 November 2015 - 08:45 WIB
Warga DKI Masih Ogah Beralih ke Bus Transjakarta
A
A
A
JAKARTA - Upaya Pemprov DKI Jakarta memberikan lahan parkir atau park ride yang memadai ternyata belum dimanfaatkan warga untuk beralih ke angkutan umum. Sejumlah park ride yang disediakan Pemprov DKI kenyataannya masih sepi hingga kini.
Kepala Unit Pengelola Peparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sunardi Sinaga menyebut fasilitas yang sudah ada di Ragunan, untuk mendukung warga bisa berangkat menggunakan bus Transjakarta koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas) masih sepi.
"Park ride ini jadi percontohan untuk mendukung bus Transjakarta yang ada disana tapi masih sepi," ujar Sunardi di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).
Sunardi menjelaskan selain di Ragunan, Jakarta Selatan, ada dua titik yang ditempatkan oleh pihaknya park and ride di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur dan Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
"Headway antar bus Transjakarta mungkin jadi salah satu faktor fasilitasi ini masih sepi," tukasnya.
Sunardi menyebut masih minimnya transportasi massal yang disediakan menjadi alasan warga tidak ingin menaruh kendaraannya dan menggunakan transportasi umum. Sunardi berharap ada mungkin LRT maupun MRT yang tengah dibangun dapat membuat park and ride diminati.
PILIHAN:
Ahok: Perawat Kurang Senyum Siap-siap Diganti
Sebar Video Porno Mantan kekasih, Warga Singapura DItangkap Polisi
Kepala Unit Pengelola Peparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sunardi Sinaga menyebut fasilitas yang sudah ada di Ragunan, untuk mendukung warga bisa berangkat menggunakan bus Transjakarta koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas) masih sepi.
"Park ride ini jadi percontohan untuk mendukung bus Transjakarta yang ada disana tapi masih sepi," ujar Sunardi di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).
Sunardi menjelaskan selain di Ragunan, Jakarta Selatan, ada dua titik yang ditempatkan oleh pihaknya park and ride di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur dan Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
"Headway antar bus Transjakarta mungkin jadi salah satu faktor fasilitasi ini masih sepi," tukasnya.
Sunardi menyebut masih minimnya transportasi massal yang disediakan menjadi alasan warga tidak ingin menaruh kendaraannya dan menggunakan transportasi umum. Sunardi berharap ada mungkin LRT maupun MRT yang tengah dibangun dapat membuat park and ride diminati.
PILIHAN:
Ahok: Perawat Kurang Senyum Siap-siap Diganti
Sebar Video Porno Mantan kekasih, Warga Singapura DItangkap Polisi
(ysw)