Rem Blong Truk Tabrak Pembatas di Gerbang Tol dan Minibus
Senin, 02 November 2015 - 20:09 WIB
Rem Blong Truk Tabrak Pembatas di Gerbang Tol dan Minibus
A
A
A
SERANG - Sebuah truk pembawa pasir A 9349 VL menabrak pembatas dekat gerbang Tol Serang Timur di Kota Serang, Banten, selain menabrak pintu tol, truk juga menimpa minibus hingga ringsek.
Truk yang dikemudikan Mukhtar (35) warga Walantaka Kota Serang melaju dari arah Merak menuju Ciruas Kabupaten Serang untuk mengirim pasir. Namun sesampainya di depan gerbang tol mengalami rem blong padahal melaju dengan kecepatan rendah.
Melihat di depannya kondisi penuh dengan kendaraan yang sedang mengantre untuk membayar tol, Mukhtar yang mengaku baru pertama kali mengemudikan truk tersebut, memutuskan untuk menabrakan kendaraannya ke pembatas pintu tol.
“Jalanan menurun, tadi saya injek rem tapi enggak ngerem, itu juga saya sampe berdiri nginjeknya, saya milih tabrakin ke pembatas tol, kalau enggak, mungkin lebih parah, kondisi penuh dengan mobil,” kata sang sopir ditemui di lokasi, Senin (2/11/2015).
Keputusan Mukhtar tersebut sudah tepat dengan menabrakan ke pembatas jalan, walaupun kendaraan minibus jenis Toyota Avanza A 1254 WN yang dikemudiakan Syarif (29) warga Kota Cilegon tersebut ringsek akibat tertimpah bagian depan truk.
“Tadi saya lagi ngantre, di depan ada satu kendaraan yang lagi bayar, memang saya lihat truk itu sudah berusaha untuk menghindar,” kata Syarif .
Akibat peristiwa tersebut, sang sopir truk mengalami luka ringan di bagian kaki kiri akibat benturan, sementara Syarif tak mengalami luka apapun. Kasus kecelakaan ini masih ditangani Patroli Jalan Raya Induk Tol Serang Timur.
Pantuan di lokasi, antrean kendaraan yang akan keluar dari gerbang tol mengular hingga 7 kilometer, karena satu pintu tol tak berfungsi akibat terhalang kendaraan yang mengalami kecelakaan. Hingga kini petugas tol masih berupaya mengevakuasi kendaraan.
Truk yang dikemudikan Mukhtar (35) warga Walantaka Kota Serang melaju dari arah Merak menuju Ciruas Kabupaten Serang untuk mengirim pasir. Namun sesampainya di depan gerbang tol mengalami rem blong padahal melaju dengan kecepatan rendah.
Melihat di depannya kondisi penuh dengan kendaraan yang sedang mengantre untuk membayar tol, Mukhtar yang mengaku baru pertama kali mengemudikan truk tersebut, memutuskan untuk menabrakan kendaraannya ke pembatas pintu tol.
“Jalanan menurun, tadi saya injek rem tapi enggak ngerem, itu juga saya sampe berdiri nginjeknya, saya milih tabrakin ke pembatas tol, kalau enggak, mungkin lebih parah, kondisi penuh dengan mobil,” kata sang sopir ditemui di lokasi, Senin (2/11/2015).
Keputusan Mukhtar tersebut sudah tepat dengan menabrakan ke pembatas jalan, walaupun kendaraan minibus jenis Toyota Avanza A 1254 WN yang dikemudiakan Syarif (29) warga Kota Cilegon tersebut ringsek akibat tertimpah bagian depan truk.
“Tadi saya lagi ngantre, di depan ada satu kendaraan yang lagi bayar, memang saya lihat truk itu sudah berusaha untuk menghindar,” kata Syarif .
Akibat peristiwa tersebut, sang sopir truk mengalami luka ringan di bagian kaki kiri akibat benturan, sementara Syarif tak mengalami luka apapun. Kasus kecelakaan ini masih ditangani Patroli Jalan Raya Induk Tol Serang Timur.
Pantuan di lokasi, antrean kendaraan yang akan keluar dari gerbang tol mengular hingga 7 kilometer, karena satu pintu tol tak berfungsi akibat terhalang kendaraan yang mengalami kecelakaan. Hingga kini petugas tol masih berupaya mengevakuasi kendaraan.
(sms)