Ini Keterangan Saksi Soal Kematian Wiliyanto di Mobil BMW
Sabtu, 24 Oktober 2015 - 15:20 WIB
Ini Keterangan Saksi Soal Kematian Wiliyanto di Mobil BMW
A
A
A
JAKARTA - Wiliyanto (30), adik pemilik bengkel Andri Motor Service yang tewas mengenaskan di dalam mobil BMW dikenal sebagai sosok yang pendiam. Pria yang juga montir di bengkel kakaknya itu jarang bersosialisasi.
"Orangnya pendiam dia, enggak banyak ngomong kok. Biasa mengopi dan minum es bareng juga," kata Sukmanto, salah seorang tetangga korban sekaligus penjual bunga di depan bengkel, Jakarta, Sabtu (24/10/2015).
Sukmanto menambahkan, dirinya sempat dimintai keterangannya oleh polisi terkait penemuan jenazah Wily. Dia mengaku hanya ditanyai seputar pertemuan terakhir dengan korban. "Saya cuma ditanyai kapan terakhir melihat korban, tahu apa tidak gitu saja sih," ujarnya.
Dia juga mengaku tidak memiliki firasat apa-apa terkait kematian Wily. "Ya ketemu dia beberapa hari lalu. Enggak ada firasat apa-apa sebelum dia meninggal. Makanya kaget begitu tahu dia ditemukan tewas di mobil (BMW)," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Wiliyanto ditemukan tewas di dalam mobil BMW B 2074 RS pada Jumat 23 Oktober 2015. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan.
PILIHAN:
Dinilai Melecehkan, Ahok Diultimatum Keluarga Besar TNI/Polri
"Orangnya pendiam dia, enggak banyak ngomong kok. Biasa mengopi dan minum es bareng juga," kata Sukmanto, salah seorang tetangga korban sekaligus penjual bunga di depan bengkel, Jakarta, Sabtu (24/10/2015).
Sukmanto menambahkan, dirinya sempat dimintai keterangannya oleh polisi terkait penemuan jenazah Wily. Dia mengaku hanya ditanyai seputar pertemuan terakhir dengan korban. "Saya cuma ditanyai kapan terakhir melihat korban, tahu apa tidak gitu saja sih," ujarnya.
Dia juga mengaku tidak memiliki firasat apa-apa terkait kematian Wily. "Ya ketemu dia beberapa hari lalu. Enggak ada firasat apa-apa sebelum dia meninggal. Makanya kaget begitu tahu dia ditemukan tewas di mobil (BMW)," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Wiliyanto ditemukan tewas di dalam mobil BMW B 2074 RS pada Jumat 23 Oktober 2015. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan.
PILIHAN:
Dinilai Melecehkan, Ahok Diultimatum Keluarga Besar TNI/Polri
(mhd)