Diduga Bobol Bagasi Penumpang, 7 Karyawan Lion Air Ditangkap

Sabtu, 24 Oktober 2015 - 00:04 WIB
Diduga Bobol Bagasi...
Diduga Bobol Bagasi Penumpang, 7 Karyawan Lion Air Ditangkap
A A A
DELISERDANG - Tujuh karyawan Lion Air ditangkap petugas security Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), karena diduga membobol bagasi penumpang, Jumat (23/10/2015).

Spesialis sindikat pembobol bagasi pesawat milik maskapai Lion Air itu ditangkap petugas securiti KNIA bekerjasama dengan kepolisian saat sedang melakukan aksinya. Petugas mengamankan tujuh orang yang diduga pelaku bersama dengan barang bukti.

General Manager PT AP II Cabang KNIA, Jaya Tahoma Sirait mengatakan pihaknya telah mengamankan sindikat pembobol bagasi pesawat yang selama ini meresahkan penumpang. "Ya kita mengamankan tujuh orang saat ini sudah diperiksa," timpalnya saat dikonfirmasi.

Menurut Jaya, berhasilnya petugas keamanan menangkap sindikat pembobol bagasi pesawat ini, berawal saat petugas menangkap dua orang tersangka utama berinisial RA dan BA, di Make Area Avron KNIA, sekira pukul 11.30 WIB.

Selain itu, barang bukti berupa power bank, parfum dan sejumlah uang milik penumpang turut disita.

"Lalu dilanjutkan pengembangan, alhasil diamankan sebanyak tujuh orang dan saat ini sudah diserahkan ke Polres Deliserdang," timpalnya.

Jaya mengatakan ketujuh tersangka yakni berinisial, IG, RG, IDS, JHS, BA, AI, dan RA. "Para pelaku ada yang bertempat tinggal di Medan dan Deliserdang. Mereka semua pekerja di maskapai Lion Air," ungkapnya.

Dikatakan Jaya, hasil data kehilangan penumpang di bagasi pesawat yang diperoleh, selama Oktober 2015 kerap terjadi kehilangan barang calon penumpang.

"Misalnya, tanggal 10 September 2015 seorang penumpang kehilangan dompet yang diletakkan di bagasi, 9 Oktober perusakan tas, 12 Oktober kehilangan uang sebesar Rp20 juta, 16 Oktober kehilangan tas, 18 Oktober kehilangan kamera dan perhiasan berlian dan 22 Oktober kehilangan tas juga di OOG. Maka dengan maraknya laporan kehilangan itu, petugas kita intensifkan dan berhasil mengungkap pencurian di bagasi pesawat ini. Dan saat ini pelaku sudah diserahkan ke Polres Deliserdang," paparnya.

Airport Manager Lion Air, Dicky AR membenarkan para pelaku merupakan karyawan Lion Air bagian Bagage Handling.

"Ini masih pengembangan, untuk mengetahui berapa orang yang terlibat, sejauh ini benar ada tujuh orang yang diamankan," ucapnya.

Untuk dua orang yang diduga otak pelaku pencurian akan dipecat. Disinggung apakah pihaknya sering menerima laporan kehilangan dibagasi Lion Air, diakuinya ada namun tidak sering.

"Sudah ada yang kerja 1 tahun sampai 2 tahun. Semua proses hukumnya kita serahkan ke Polres Deliserdang," tegasnya.

Selanjutnya, kata Dicky, dengan kasus ini dapat menjadi pembelajaran untuk perengkrutan pekerja benar-benar diseleksi dengan baik sehingga kasus serupa tidak terjadi lagi. Pelaku utama, RA dan BA mengakui sudah enam kali berhasil menjalankan aksinya membobol tas milik penumpang di bagasi.

Kapolres Deliserdang, AKBP M Edi Faryadi mengatakan telah mengamankan tujuh pelaku yang diduga sindikat pembobol di bagasi penumpang pesawat.

"Ya, mereka sudah diamankan dan saat ini sudah kita periksa," jelasnya. Menurut Kapolres, perbuatan para pelaku pembobol bagasi ini sudah lama meresahkan para penumpang maskapai. Sebab, mereka yang melakukan pencurian, tidak segan-segan menyikat habis milik penumpang pesawat yang ada di dalam bagasi.

Kapolres juga mengakui selama ini sudah banyak mendapat laporan kejadian kehilangan di bagasi pesawat.

"Nah, dengan tertangkapnya para pelaku ini berawal dari kecurigaan petugas dari CCTV, adanya gerak-gerik pelaku mencurigakan mencuri bagasi penumpang," ucapnya. Kasus ini akan dikembangkan siapa saja yang ikut serta hingga kemana barang itu dijual.

"Kalau terbukti pelaku dijerat Pasal 362 jo Pasal 363 KUHP," ujarnya. Sedangkan barang bukti parfum, power bank, serta sejumlah uang kasus ini disita untuk dikembangkan lebih lanjut.
(sms)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
17 menit yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
1 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved