Kritisi Jokowi-JK, Mahasiswa Tuntut DPR Gelar Sidang Istimewa
Selasa, 20 Oktober 2015 - 16:17 WIB
Kritisi Jokowi-JK, Mahasiswa Tuntut DPR Gelar Sidang Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliasi Tarik Mandat Jokowi-JK meminta MPR dan DPR melakukan sidang istimewa. Sidang itu diperuntukkan untuk pelengseran Presiden Jokowi - Jusuf Kalla (JK).
"Hari ini kami mengkritisi kinerja Jokowi JK yang telah gagal dalam memimpin Indonesia. Kami minta supaya para anggota Dewan segera melakukan sidang istimewa," kata Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Beni Pramula kepada Sindonews, Selasa (20/10/2015).
Sedikitnya, 10 organisasi mahasiswa bergabung dalam aliansi tersebut. Di antaranya adalah IMM, Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Badan Eksekutif Universitas Kristen Indonesia (BEM UKI), BEM Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), GMPRI, dan HIMMA Al Wasyiah.
"Kita akan jemput para anggota Dewan untuk menemui kita dan bisa menyuarakan aspirasi kita," katanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, massa terus menyuarakan aspirasinya sambil menyanyikan yel-yel mereka. Selain itu, arus lalu lintas di depan gedung kura-kura itu juga terpantau ramai lancar.
"Hari ini kami mengkritisi kinerja Jokowi JK yang telah gagal dalam memimpin Indonesia. Kami minta supaya para anggota Dewan segera melakukan sidang istimewa," kata Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Beni Pramula kepada Sindonews, Selasa (20/10/2015).
Sedikitnya, 10 organisasi mahasiswa bergabung dalam aliansi tersebut. Di antaranya adalah IMM, Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Badan Eksekutif Universitas Kristen Indonesia (BEM UKI), BEM Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), GMPRI, dan HIMMA Al Wasyiah.
"Kita akan jemput para anggota Dewan untuk menemui kita dan bisa menyuarakan aspirasi kita," katanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, massa terus menyuarakan aspirasinya sambil menyanyikan yel-yel mereka. Selain itu, arus lalu lintas di depan gedung kura-kura itu juga terpantau ramai lancar.
(mhd)