Subsidi Habis, Tarif Commuter Line Naik November

Selasa, 20 Oktober 2015 - 14:34 WIB
Subsidi Habis, Tarif...
Subsidi Habis, Tarif Commuter Line Naik November
A A A
JAKARTA - Tarif KRL Commuter Line direncanakan naik pada November mendatang. Kenaikan ini dikarenakan subsidi untuk penumpang KRL telah habis bulan mendatang.

Manajer Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa mengatakan, kenaikan tarif Commuter Line ini masih menunggu ketetapan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pasalnya, saat ini Kemehub tengah membicarakan pemberian kontrak subsidi Public Service Obligation (PSO) dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terbaru.

Pada 2015 ini, lanjut Eva, Kemenhub menganggarkan PSO sebesar Rp858.120.344.409 untuk tarif KRL. Namun, PSO tersebut telah habis kontrak pada November 2015 mendatang. Akibatnya, tarif Commuter Line pun mengalami perubahan.

"PSO habis pada November. Meski akan habis, pemerintah tetap ingin meringankan penumpang. Jadi, komposisinya diatur ulang dengan mengurangi potongan PSO tanpa mengutak-atik tarif dasar operator," ungkap Eva, Selasa (20/10/2015).

Dengan cara ini maka PSO tetap bisa berlanjut sampai dengan Desember menggunakan dana yang ada. Hanya saja, besaran PSO berkurang, jadi penumpang membayar lebih.

Eva menerangkan, potongan PSO yang biasanya Rp3.000 untuk 25 kilometer pertama akan dikurangi menjadi Rp2.000. Sehingga penumpang yang tadinya membayar Rp2.000 harus membayar Rp3.000.

Sedangkan untuk 10 kilometer selanjutnya, penumpang yang tadinya mendapat potongan PSO sebesar Rp1.000 hanya mendapat potongan PSO sebesar Rp500. Sehingga tarifnya menjadi Rp1.500 untuk 10 kilometer lanjutan.

"Tarif dasar operator tidak ada perubahan, penumpang membayar lebih mahal melalui penyesuaian tarif karena besaran PSO berkurang untuk 1 sampai dengan 25 km pertama dan 1 sampai dengan 10 km selanjutnya," jelasnya.

Namun, perubahan tarif ini masih menantikan instruksi dari Kemenhub. "Kami masih tunggu pengumuman lagi dari Kemenhub. Perubahan tarif pun berlaku sementara. Apabila anggaran PSO di tahun depan (2016) sudah ada. Tahun depan pun tarif akan berlaku seperti biasa," pungkasnya.
(hyk,ars)
Berita Terkait
Perbedaan Kondisi KRL...
Perbedaan Kondisi KRL Dulu dan Sekarang
Besok Malam, 70 Perjalanan...
Besok Malam, 70 Perjalanan KRL Commuter Line Dibatalkan
Pembatasan Layanan,...
Pembatasan Layanan, KRL Hanya Beroperasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Mulai Besok PT KAI Tambah...
Mulai Besok PT KAI Tambah Perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek di Jam Sibuk
Jadwal KRL Commuter...
Jadwal KRL Commuter Line Bakal Terganggu Selama 4 Hari, KAI Ungkap Sebabnya
Hari Pertama Februari...
Hari Pertama Februari Pengguna KRL Bertambah 4% Dibanding Pekan Lalu
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
9 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
10 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
10 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
11 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
12 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved