Polisi Kembalikan Pelaku Penganiaya di SDN 07 Pagi ke Orangtua

Minggu, 20 September 2015 - 13:46 WIB
Polisi Kembalikan Pelaku...
Polisi Kembalikan Pelaku Penganiaya di SDN 07 Pagi ke Orangtua
A A A
JAKARTA - Pelaku penganiayaan yang menewaskan A (8), siswa kelas 2 SDN 07 Pagi, Jalan Pelita, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, sudah dikembalikan ke orangtuanya. Kebijakan itu merupakan hasil dari rapar koordinasi yang dilakukan pihak Polres Jaksel bersama sejumlah instansi dan pemerhati anak.

"Para instansi terkait atau stakeholder yang hadir sepakat untuk mengembalikan anak atau pelaku kepada orangtuanya. Namun dengan catatan tetap dilakukan pembinaan dan pengawasan oleh masing-masing stakeholder sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal di Jakarta, Minggu (20/9/2015).

Rapat koordinasi itu, kata Iqbal, untuk mencari solusi atas permasalahan kekerasan anak yang mengakibatkan bocah delapan tahun itu meninggal dunia. Karena, keduanya masih di bawah umur.

"Rapat tersebut digelar dalam rangka untuk‎ mencari solusi terbaik dalam penanganan kasus tersebut, mengingat pelaku juga anak di bawah umur," pungkasnya.

Menurut dia, polisi mengedepankan Undang-undang (UU) Perlindungan Anak, sesuai Pasal 21 dengan opsi mengembalikan anak kepada orangtua dan dilakukan pembinaan oleh panti sosial.

"Rapat koordinasi ini juga jangan sampai salah langkah dalam melakukan penanganan. Karena masa depan anak (pelaku) harus dikedepankan," terangnya.

Meski demikian, sambung Iqbal, pihak sekolah mempunyai kebijakan soal kekerasan anak di wilayahnya. Maka itu, R dikeluarkan dari sekolah agar tidak berdampak panjang bagi psikologisnya.

"Menurut pihak sekolah, antara korban dan pelaku berperilaku hiperaktif dan cenderung nakal di sekolah. Sehingga kalau pelaku masih bersekolah disitu dikhawatirkan mendapat ejekan dari siswa lainnya yang berdampak pada psikologi anak,"‎ tuturnya.

Sehingga, sekolahnya diupayakan pindah ke panti sosial milik Kementerian Sosial (Kemensos) agar tidak berulang kejadian serupa.

PILIHAN:

Sambangi Panwaslu Tangsel, Ikhsan Pertanyakan Laporan 10 September


Pekan Depan, PT MRT Akan Mulai Ngebor di Senayan
(mhd)
Berita Terkait
Meluruskan Konsep Kekerasan...
Meluruskan Konsep Kekerasan di Sekolah
Sanksi Tegas Kekerasan...
Sanksi Tegas Kekerasan di Sekolah
Mengakhiri Krisis Kekerasan...
Mengakhiri Krisis Kekerasan Seksual di Sekolah
Sekolah Nirkekerasan
Sekolah Nirkekerasan
Memberdayakan Satgas...
Memberdayakan Satgas dan Tim Anti Kekerasan di Satuan Pendidikan
Banyak Pelajar Putus...
Banyak Pelajar Putus Sekolah, Kehidupan Sekolah di Korea Utara Penuh Kekerasan
Berita Terkini
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
36 menit yang lalu
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
2 jam yang lalu
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
3 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
6 jam yang lalu
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
19 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
20 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved