Pulang Kawin Lari dengan Gadis, Duda Tewas Diamuk Massa

Minggu, 23 Agustus 2015 - 17:38 WIB
Pulang Kawin Lari dengan...
Pulang Kawin Lari dengan Gadis, Duda Tewas Diamuk Massa
A A A
TAPANULI SELATAN - Hasan Basri Daulay (24), warga Desa Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan (Tapsel), tewas setelah diamuk massa.

Peristiwa itu bermula saat korban yang juga seorang duda bersama kekasihnya hendak pergi ke rumah calon mertuanya di Desa Pangaribuan, Sabtu 22 Agustus 2015 malam.

Setelah sampai di rumah calon mertuanya, korban langsung dibawa ke rumah kepala desa (kades).

Selang beberapa menit berada di rumah kades, sekelompok massa langsung datang dan mengepung rumah kades.

Selanjutnya, massa tersebut berteriak dan meminta kades agar mengeluarkan korban dari dalam rumahnya.

Saat itu, korban diancam akan dibunuh. Mendengar ancaman tersebut, korban tidak tahan dan lari dari dalam rumah. Sayangnya, ketika korban keluar dari pintu belakang, salah seorang massa melihat dan mengejarnya.

Karena massa yang mengejarnya banyak, akhirnya korban ditangkap di salah satu sawah yang ada di desa itu. Spontan, massa yang sudah mengamuk langsung menganiaya korban.

Aksi brutal massa selesai, ketika sejumlah anggota petugas kepolisian dari Mapolsek Batang Angkola datang ke lokasi.

Melihat korban sudah mengalami luka parah, petugas kepolisian membawanya ke RSUD Kota Padangsidimpuan.

"Dia (korban) tewas karena mengalami luka yang parah akibat dianiaya oleh warga Desa Pangaribuan," ungkap Ruslan Daulay (60), ayah korban kepada wartawan ketika ditemui di RSUD Kota Padangsidimpuan.

Ruslan menyayangkan sikap warga yang tergolong anarkis. "Kalau anak saya salah, silahkan proses secara hukum, jangan main hukum sendiri," tuturnya.

Dia berharap kepada pihak kepolisian agar mengusut peristiwa yang mengakibatkan anaknya meninggal dunia. Pernyataan yang sama juga datang dari Mukmin Tanjung (51), salah seorang kerabat dekat korban.

Menurut Mukmin, beberapa minggu yang lalu, korban bersama kekasihnya kawin lari ke Pekanbaru.

Selanjutnya, setelah beberapa minggu di Pekanbaru, baik keluarga korban, maupun kekasihnya membujuk mereka berdua agar pulang ke kampung.

"Mereka dibujuk pulang ke kampung akan dinikahkan, makanya mereka mau pulang ke kampung," ujarnya.

Mendengar bujukan itu, korban dan kekasihnya akhirnya pulang. Sayangnya, mereka langsung menuju rumah calon mertua korban, bukan ke rumah orang tua korban.

"Kami juga berharap agar petugas kepolisian untuk menangkap pelaku pengeroyokan itu, dan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku," tuturnya.

Terpisah, Kapolres Tapsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Parluatan Siregar menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan para pelaku yang tega menganiaya korban.

"Kami sedang melakukan penyelidikan, termasuk memanggil orang tua korban," pungkasnya.

Dijelaskan, peristiwa tersebut terjadi karena korban melarikan anak gadis dari Desa Pangaribuan. Selanjutnya, warga di desa itu tidak terima dengan sikap korban, sehingga mereka melakukan aksi yang dianggap sudah melanggar hukum.
(nag)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
1 jam yang lalu
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
2 jam yang lalu
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
2 jam yang lalu
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
4 jam yang lalu
Tol Trans Jawa Ramai...
Tol Trans Jawa Ramai saat Libur Waisak, Ribuan Kendaraan Padati Gerbang Tol Utama
11 jam yang lalu
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
12 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved