Uang Sumbangan Angeline Diduga Dibawa Kabur, Warga Geram

Selasa, 11 Agustus 2015 - 16:30 WIB
Uang Sumbangan Angeline...
Uang Sumbangan Angeline Diduga Dibawa Kabur, Warga Geram
A A A
DENPASAR - Warga Kota Denpasar, Bali, yang pernah menyumbang untuk korban pembunuhan, Engeline Margriet (Angeline), geram karena uang tersebut tak jelas keberadaannya.

Kadek Shinta, warga Kota Denpasar mengaku pernah menyumbang di rumah Angeline. Meskipun sumbangannya tidak besar, perempuan berambut panjang ini merasa keberatan kalau uang sumbangan itu tidak diberikan kepada Hamidah dan Rosidik, orangtua Angeline.

"Saya baru dengar lihat dan melihat di media sosial bahwa sumbanganya masih dibawa orang. Kalau memang benar seperti itu, tentu saja uang tersebut harus segera diserahkan kepada yang orangtua Angeline," terangnya di Denpasar, Selasa (11/8/2015).

Shinta menambahkan, orangtua Angeline yang berhak menerima uang itu. "Kalau tidak diserahkan, kasihan orangtua Angeline," imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Efelin Rote. "Bagaimana caranya uang itu harus diserahkan kepada orangtua korban. Kalau memang uang itu dibawa kabur, sungguh terlalu," tegasnya.

Dia juga mengatakan, orang yang diduga membawa kabur uang itu tidak punya hati. "Dia tahu bahwa dana tersebut diperuntukkan anak yang sudah meninggal, kenapa malah dibawa kabur," kecamnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Tim Reaksi Cepat Komisi Nasional Perlindungan Anak Naomi Werdisastro diduga mengetahui keberadaan uang sumbangan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Sindonews belum berhasil meminta klarifikasi dari Naomi. Saat dihubungi Sindonews Selasa ini, nomor teleponnya tidak aktif.

Sebelumnya, Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait membantah mengetahui adanya dana duka atau sumbangan sebesar Rp30 juta untuk Angeline, yang digalang di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali.

"Saya tidak tahu dana itu, kami Komnas PA tidak pernah menggalang dana untuk Angeline. Dan kami tidak tahu adanya dana itu," tegasnya saat dihubungi via telepon, Rabu (5/8/2015). (Baca juga: Arist Merdeka: Saya Tidak Tahu Dana untuk Angeline).

Kemarin, ibu kandung Engeline Margriet Megawe (Angeline), Hamidah, mengaku didatangi lima orang polisi.

"Lima orang katanya mengaku orang suruhan Naomi, mereka datang ke Banyuwangi meminta Bu Hamidah jangan mempermasalahkan uang sumbangan itu," kata Pendamping Hukum Pusat Pelayanan Terpadu Kota Denpasar Siti Sapurah, Senin (10/8/2015).

PILIHAN:
5 Polisi Datangi Hamidah Minta "Relakan" Uang Sumbangan Angeline
(zik)
Berita Terkait
Angeline Ticoalu Berpotensi...
Angeline Ticoalu Berpotensi Juara di Turnamen US Pro Billiard di Las Vegas
Angeline Ticoalu Satu-satunya...
Angeline Ticoalu Satu-satunya Pebiliar Wanita Indonesia di Turnamen US Pro Billiard Series
Angeline Ticoalu Tak...
Angeline Ticoalu Tak Gentar Tantang 64 Atlet Biliar Top Dunia di Las Vegas
Ini Akting Yoriko Angeline...
Ini Akting Yoriko Angeline Perankan Karakter Lebih Dewasa, Ikuti Menemukan-Mu di Vision+ Mulai 26 April!
Angeline Sondakh Minta...
Angeline Sondakh Minta Maaf usai Posting Video Kasus Korupsi Suami Sandra Dewi, Kenapa?
Pebiliar Cantik Angelina...
Pebiliar Cantik Angelina Ticoalu Optimistis Tatap Predator Germany Open 2022
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved