CCTV Monas Rusak, Ahok: Kacau Balau Memang!
Selasa, 30 Juni 2015 - 15:08 WIB
CCTV Monas Rusak, Ahok: Kacau Balau Memang!
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) enggan berkomentar banyak terkait rusaknya delapan unit Closed Circuit Television (CCTV) seharga Rp1,7 miliar di Kawasan Monas.
"Kacau balau memang, ya mau tidak mau lah kerjakan sama pekerjaan rumah (PR) lama," ujar Ahok singkat di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2015).
Sebelumnya diberitakan sebanyak delapan unit CCTV seharga Rp1,7 miliar di Kawasan Monas tidak berfungsi. Padahal keberadaan CCTV ini sangat penting untuk memantau seluruh aktivitas di kawasan tersebut.
Pembangunan sistem pemantauan kawasan Monas menggunakan delapan unit CCTV di mana setiap CCTV memiliki teknologi canggih yang kuat terhadap cuaca baik panas maupun hujan. Menggunakan tiang setinggi tiga meter, CCTV yang terpasang di delapan titik bisa berputar 360 drajat.
Untuk memudahkan pemantauan sistem pemantauan Monas menggunakan radio penangkap frekuensi yang berfungsi untuk mengirim gambar ke ruang pusat data di Gedung A kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Di samping itu, sistem ini juga dilengkapi dengan empat monitor layar datar yang berfungsi sebagai visualisasi atas gambar yang ditangkap oleh CCTV.
Pilihan:
CCTV Seharga Rp1,7 Miliar di Monas Tak Berfungsi
"Kacau balau memang, ya mau tidak mau lah kerjakan sama pekerjaan rumah (PR) lama," ujar Ahok singkat di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2015).
Sebelumnya diberitakan sebanyak delapan unit CCTV seharga Rp1,7 miliar di Kawasan Monas tidak berfungsi. Padahal keberadaan CCTV ini sangat penting untuk memantau seluruh aktivitas di kawasan tersebut.
Pembangunan sistem pemantauan kawasan Monas menggunakan delapan unit CCTV di mana setiap CCTV memiliki teknologi canggih yang kuat terhadap cuaca baik panas maupun hujan. Menggunakan tiang setinggi tiga meter, CCTV yang terpasang di delapan titik bisa berputar 360 drajat.
Untuk memudahkan pemantauan sistem pemantauan Monas menggunakan radio penangkap frekuensi yang berfungsi untuk mengirim gambar ke ruang pusat data di Gedung A kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Di samping itu, sistem ini juga dilengkapi dengan empat monitor layar datar yang berfungsi sebagai visualisasi atas gambar yang ditangkap oleh CCTV.
Pilihan:
CCTV Seharga Rp1,7 Miliar di Monas Tak Berfungsi
(whb)