Dianggap Mubazir, Ahok Akan Hapus Bus Sekolah
Rabu, 24 Juni 2015 - 20:08 WIB
Dianggap Mubazir, Ahok Akan Hapus Bus Sekolah
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menghapus bus sekolah di Jakarta. Ahok menilai bus-bus sekolah yang ada hanyalah buang duit saja.
Selain buang uang, bus sekolah ini tidak menyeluruh kepada semua murid kurang mampu. "Saya rasa tahun depan, (bus sekolah) sudah mulai bisa dihapus," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2015).
"Jadi kalau bus kami sudah cukup (jumlahnya), ngapain kita mengoperasikan bus sekolah oleh UPT (unit pengelola teknis) dan hanya ngabisin duit saja," tambahnya.
Untuk mengganti hilangnya bus sekolah, Ahok merencanakan pelajar yang hendak pergi maupun pulang sekolah cukup menunjukkan KJP mereka untuk bisa menggunakan bus Transjakarta secara gratis.
"Adanya bus sekolah juga orang miskin enggak naik bus itu. Karena bus sekolah enggak menjangkau semuanya, bus sekolah kan datangnya juga enggak tentu. Jadi biaya terlalu mahal, ini modus manjain orang miskin dengan bus sekolah," kata Ahok.
Saat ini, ada 174 unit bus sekolah dan hanya 114 unit diantaranya yang beroperasi. Sebanyak 45 unit bus kecil dan 69 unit bus besar.
Sisanya, sebanyak 60 bus tidak berfungsi alias rusak. Bus sekolah beroperasi sesuai dengan jadwal masuk dan pulang anak sekolah. Yakni, mulai pukul 05.00 hingga 07.00, pukul 11.00 hingga 14.00, dan pukul 16.30 hingga 18.00. Siswa tidak dikenakan biaya untuk menggunakan bus sekolah.
Selain buang uang, bus sekolah ini tidak menyeluruh kepada semua murid kurang mampu. "Saya rasa tahun depan, (bus sekolah) sudah mulai bisa dihapus," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2015).
"Jadi kalau bus kami sudah cukup (jumlahnya), ngapain kita mengoperasikan bus sekolah oleh UPT (unit pengelola teknis) dan hanya ngabisin duit saja," tambahnya.
Untuk mengganti hilangnya bus sekolah, Ahok merencanakan pelajar yang hendak pergi maupun pulang sekolah cukup menunjukkan KJP mereka untuk bisa menggunakan bus Transjakarta secara gratis.
"Adanya bus sekolah juga orang miskin enggak naik bus itu. Karena bus sekolah enggak menjangkau semuanya, bus sekolah kan datangnya juga enggak tentu. Jadi biaya terlalu mahal, ini modus manjain orang miskin dengan bus sekolah," kata Ahok.
Saat ini, ada 174 unit bus sekolah dan hanya 114 unit diantaranya yang beroperasi. Sebanyak 45 unit bus kecil dan 69 unit bus besar.
Sisanya, sebanyak 60 bus tidak berfungsi alias rusak. Bus sekolah beroperasi sesuai dengan jadwal masuk dan pulang anak sekolah. Yakni, mulai pukul 05.00 hingga 07.00, pukul 11.00 hingga 14.00, dan pukul 16.30 hingga 18.00. Siswa tidak dikenakan biaya untuk menggunakan bus sekolah.
(ysw)