Tertibkan PKL Tanah Abang, Satpol PP Siapkan 100 Personel
Selasa, 02 Juni 2015 - 02:20 WIB
Tertibkan PKL Tanah Abang, Satpol PP Siapkan 100 Personel
A
A
A
JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengaku siap menertibkan para PKL di kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bahkan, pihaknya siap menurunkan 100 personel untuk menindak tegas PKL liar pengganggu arus lalu lintas dan pengguna jalan.
Kepala Satpol PP DKI Kukuh Hadisantosa mengatakan, 100 personel tersebut, akan diturunkan selama tiga kali dalam seminggu agar penertiban terlihat efektif. Kemudian untuk mengefesiensi personel ke wilayah lainnya.
"Jelang Lebaran ini kami akan razia selama tiga kali dalam seminggu. Barang-barang daganganya akan kami sita dan taruh digudang pulo gebang," jelasnya di Jakarta, Senin 1 Juni 2015.
Kesiapan itu pun dinyatakan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Enrico. Menurutnya segala hal yang mengganggu kelancaran lalu lintas akan ditindak tegas dengan penilangan dan penhentian operasi.
Terpenting, segala pihak terkait baik itu kepolisian dan Satpol PP mendukung tindakan-tindakan tersebut.
"Kami sudah berkoordinasi dan siap untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Kalau angkutan bongkar muat barang kan sudah ada surat keputusan kementerian. Jadi kami rasa mereka sudah mengerti," tuturnya.
Adapun personel yang diturunkan untuk menertibkan angkutan umum, Enrico menyebutkan, sedikitnya ada 50 personel dengan teknis operasional berpatroli. 50 personel itu pun merupakan gabungan dari Sudinhub Jakarta Pusat dan Dishub DKI.
"Kami hanya menurunkan 50, sebab masih ada titik-titik lain yang harus di jaga seperti kawasan Roxy dan sebagainya," tegasnya.
Kepala Satpol PP DKI Kukuh Hadisantosa mengatakan, 100 personel tersebut, akan diturunkan selama tiga kali dalam seminggu agar penertiban terlihat efektif. Kemudian untuk mengefesiensi personel ke wilayah lainnya.
"Jelang Lebaran ini kami akan razia selama tiga kali dalam seminggu. Barang-barang daganganya akan kami sita dan taruh digudang pulo gebang," jelasnya di Jakarta, Senin 1 Juni 2015.
Kesiapan itu pun dinyatakan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Enrico. Menurutnya segala hal yang mengganggu kelancaran lalu lintas akan ditindak tegas dengan penilangan dan penhentian operasi.
Terpenting, segala pihak terkait baik itu kepolisian dan Satpol PP mendukung tindakan-tindakan tersebut.
"Kami sudah berkoordinasi dan siap untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Kalau angkutan bongkar muat barang kan sudah ada surat keputusan kementerian. Jadi kami rasa mereka sudah mengerti," tuturnya.
Adapun personel yang diturunkan untuk menertibkan angkutan umum, Enrico menyebutkan, sedikitnya ada 50 personel dengan teknis operasional berpatroli. 50 personel itu pun merupakan gabungan dari Sudinhub Jakarta Pusat dan Dishub DKI.
"Kami hanya menurunkan 50, sebab masih ada titik-titik lain yang harus di jaga seperti kawasan Roxy dan sebagainya," tegasnya.
(mhd)