Saling Ejek, Motor Siswa SMP Dirampas

Rabu, 27 Mei 2015 - 14:37 WIB
Saling Ejek, Motor Siswa...
Saling Ejek, Motor Siswa SMP Dirampas
A A A
BANTUL - Herfian Cahyo (16), siswa SMP 2 Bantul menjadi korban begal pada Selasa 27 Mei 2015 malam. Akibatnya, remaja tersebut harus kehilangan sepeda motor AB 3152 RJ yang dibawanya.

Panit Reskrim Aiptu Purwanto membenarkan adanya aksi pengambilan motor tersebut. Namun ia menandaskan aksi tersebut bukan murni pembegalan atau perampasan.

Tetapi aksi ini diduga mengandung unsur lain seperti ego para kelompok. Sebab, aksi pengambilan sepeda motor milik Herfian ini bermula dari saling ejek. "Kami masih dalami, tetapi sepertinya tidak murni pembegalan," ujarnya, Rabu (27/5/2015).

Purwanto menuturkan, aksi tersebut bermula ketika sekelompok siswa SMP 2 Bantul yang menggunakan 12 hingga 13 motor ingin merayakan kelulusan di Pantai Baron.

Sampai di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Baron, mereka bertemu dengan rombongan para pemuda yang menggunakan sepeda motor trail merk tertentu dan motor matik.

Jumlah rombongan tersebut sekitar 14 orang. Kedua rombongan tersebut saling memprovokasi dengan saling ejek satu sama lain. "Rombongan SMP yang paling belakang ditendang, tetapi tidak kena," ceritanya.

Saat itu, motor rombongan SMP ada yang rusak dan ditinggal di sebuah bengkel Gunungkidul. Sepulang dari Pantai Baron, motor tersebut diambil dan pulang ke Bantul.

Namun sampai di depan SMP 2 Imogiri, dihadang oleh rombongan motor trail tersebut. Di antara mereka ada yang membawa berbagai senjata seperti gir dan balok kayu.

Nahas, Herfian tak sempat lari dan tercecer dari rombongan, dan sempat dikejar oleh orang-orang yang menghadangnya. Karena kalang kabut, Herfian langsung berlari dan meninggalkan motornya di lokasi kejadian.

Mengetahui aski tersebut, warga sekitar berusaha membubarkan rombongan motor trail dan berusaha mengejarnya. "Tetapi warga kehilangan jejak di Karangtalun. Sementara motor korban sudah turut dibawa rombongan motor trail dan matik tersebut," ujarnya.

Kapolsek Imogiri Kompol Iman Santoso mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Namun ia menandaskan, kawasan di depan SMP 2 Imogiri bukan termasuk daerah rawan pembegalan, karena tergolong ramai.

Hanya saja, kemungkinan pembegalan bisa saja terjadi."Kami mendalami motifnya apa. Dan sampai saat ini kami masih mengejar pelaku," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Salah Sasaran Anggota...
Salah Sasaran Anggota TNI Dibegal, Pelaku Babak Belur
Polisi Hentikan Penyidikan...
Polisi Hentikan Penyidikan Korban Begal yang Bunuh Dua Pelaku di Lombok Tengah
4 Jenis Begal Brutal...
4 Jenis Begal Brutal yang Meresahkan, Nomor 3 Sangat Sensitif dan Melecehkan
Aksi Begal Mobil saat...
Aksi Begal Mobil saat Macet Semakin Meresahkan, Ini Tips Aman Menghindarinya!
14 Jam Usai Kejadian,...
14 Jam Usai Kejadian, Tiga Pelaku Begal di Palmerah Jakbar Diringkus
Kabur saat Ditangkap,...
Kabur saat Ditangkap, Begal Motor di Bogor Ditembak Kakinya
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
7 menit yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
30 menit yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
6 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
11 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved