Petani Dapat Bantuan Senilai Rp1,9 Miliar
Sabtu, 23 Mei 2015 - 13:00 WIB
Petani Dapat Bantuan Senilai Rp1,9 Miliar
A
A
A
SLEMAN - Pemkab Sleman mengucurkan bantuan pengembangan pertanian senilai Rp1,9 miliar kepada para petani dan pengrajin, kemarin. Bantuan itu berasal dari dana APBN dan APBD.
Bantuan dalam bentuk berupa peralatan penunjang pertanian itu di antaranya 10 pompa air, 17 traktor, satu alat pengolah kerajinan kulit ikan pari, dan 62 sepeda motor. Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, meski bantuan ini berupa peralatan namun para penerima harus tetap memanfaatkan secara optimal, terutama untuk kegiatan pertanian dan kerajinan maupun mengembangkan usaha, sehingga meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Hal ini juga sejalan dengan pembangunan sektor pertanian di Sleman dalam RPJM Daerah 2005-2020, lebih diarahkan menuju agribisnis dengan memperkuat bidang pertanian itu sendiri,” kata Sri Purnomo seusai meresmikan tugas Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (UPT BPPPK) Pakem dan membuka gelar potensi pertanian di UPT BPPPK setempat, kemarin.
Menurut Sri Purnomo, pemberian bantuan alat pertanian dan alat pengrajin kulit ikan pari merupakan bentuk kepedulian dan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Harapannya, petani maupun disabilitas bisa leluasa berusaha dan berkarya sehingga peran mereka dalam pembangunan bidang pertanian dan kerajinan kulit pari meningkat.
“Terlebih para petani dan penyandang disabilitas memberikan pengaruh besar bagi pembangunan mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera,” ujarnya. Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Sleman, Widi Sutikno menambahkan, pemberian bantuan tersebut selain sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada kelompok tani yang telah tumbuh dan meningkat kemampuannya,
juga sebagai ajang tukar informasi, teknologi, dan pengalaman, bagi petani serta sebagai sarana promosi produk pertanian. “Karena itulah dalam kegiatan ini juga diadakan pameran potensi pertanian,” katanya. Selain gelar potensi pertanian, juga ditampilkan beberapa produk unggulan dari UKM di kabupaten Sleman, antara lain potensitanamansayuran, potensi tanaman palawija, potensi ikan bersamapadi, potensikrisan, dan beberapa produk yang lain.
Priyo setyawan
Bantuan dalam bentuk berupa peralatan penunjang pertanian itu di antaranya 10 pompa air, 17 traktor, satu alat pengolah kerajinan kulit ikan pari, dan 62 sepeda motor. Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, meski bantuan ini berupa peralatan namun para penerima harus tetap memanfaatkan secara optimal, terutama untuk kegiatan pertanian dan kerajinan maupun mengembangkan usaha, sehingga meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Hal ini juga sejalan dengan pembangunan sektor pertanian di Sleman dalam RPJM Daerah 2005-2020, lebih diarahkan menuju agribisnis dengan memperkuat bidang pertanian itu sendiri,” kata Sri Purnomo seusai meresmikan tugas Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (UPT BPPPK) Pakem dan membuka gelar potensi pertanian di UPT BPPPK setempat, kemarin.
Menurut Sri Purnomo, pemberian bantuan alat pertanian dan alat pengrajin kulit ikan pari merupakan bentuk kepedulian dan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Harapannya, petani maupun disabilitas bisa leluasa berusaha dan berkarya sehingga peran mereka dalam pembangunan bidang pertanian dan kerajinan kulit pari meningkat.
“Terlebih para petani dan penyandang disabilitas memberikan pengaruh besar bagi pembangunan mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera,” ujarnya. Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Sleman, Widi Sutikno menambahkan, pemberian bantuan tersebut selain sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada kelompok tani yang telah tumbuh dan meningkat kemampuannya,
juga sebagai ajang tukar informasi, teknologi, dan pengalaman, bagi petani serta sebagai sarana promosi produk pertanian. “Karena itulah dalam kegiatan ini juga diadakan pameran potensi pertanian,” katanya. Selain gelar potensi pertanian, juga ditampilkan beberapa produk unggulan dari UKM di kabupaten Sleman, antara lain potensitanamansayuran, potensi tanaman palawija, potensi ikan bersamapadi, potensikrisan, dan beberapa produk yang lain.
Priyo setyawan
(bbg)