Polisi Jelaskan Alasan Konser Musik Disetop 'Ganggu Tidur Wagub'

Jum'at, 28 Juni 2019 - 20:58 WIB
Polisi Jelaskan Alasan Konser Musik Disetop Ganggu Tidur Wagub
Konser musik batal digelar di Red Corner, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar karena dianggap ganggu tidur siang Wakil Gubernur Sulsel, Kamis (27/06/2019). Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Kapolsek Rappocini, Kompol Edhy Supriadi turut angkat bicara soal event yang disoalkan masyarakat karena batal digelar di Red Corner, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, pada Kamis (27/06/2019) siang.

Konser musik itu dikabarkan batal digelar lantaran mengganggu tidur siang Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Lokasi event memang diketahui terletak tak jauh dari rumah jabatan wakil gubernur Sulsel itu.

Informasinya, pembatalan pagelaran musik itu disampaikan langsung oleh staf yang bekerja di rumah jabatan wakil gubernur Sulsel saat hendak dilaksanakan.

Kapolsek Rappocini, Kompol Edhy Supriadi mengaku langsung ke lokasi setelah pihaknya menerima aduan dari masyarakat yang merasa terganggu atas konser musik itu.

Menurutnya, sebelum konser itu digelar, pihak pengelola kafe tak pernah meminta izin dalam bentuk apa pun. Padahal kata dia, mengurus izin keramaian itu mudah sepanjang dinilai tidak menggangu kenyamanan masyarakat sekitar.

"Setelah kita dapat aduan, saya langsung ke Red Corner. Nah jujur saja selama ini tidak ada yang pernah menyampaikan ke kami, apa lagi surat izin," ujarnya saat dikonfirmasi SINDOnews, Jumat (28/06/2019).

"Jadi semua event yang ada di Lokasi cafe itu memang tidak pernah meminta izin, baik dengan surat, menelpon, atau pun menyampaikan langsung ke kami," lanjut Edhy menambahkan.

Dengan demikian, dia menganggap jika pelaksanaan event di kafe tersebut pantas diprotes. Terlebih aktifitasnya menimbulkan suara gaduh musik dengan dalih hiburan untuk para pengunjung.

"Saya datangi dan menanyakan kejelasan event musik itu, yang oleh masyarakat sekitar itu mengadu tidak bisa tidur siang. sekitar lokasi kan memang komplek," imbuh Edhy.

Saat mendatangi kafe tersebut, dia bersama Lurah Tidung, Sukri Iskandar dan Ketua RW 05, Adnan Badwi, Ketua RT 01, Fauzan Najamuddin untuk bernegosiasi dengan istri dari pemilik kafe yang didampingi manajernya.
Halaman :
123
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
artikel/ rendering in 0.1204 seconds (10.101#12.26)