KPK Terus Telusuri Jual Beli Jabatan Lain di Lingkungan Kemenag

loading...
KPK Terus Telusuri Jual Beli Jabatan Lain di Lingkungan Kemenag
KPK Telusuri Jual Beli Jabatan Lain di Lingkungan Kemenag
JAKARTA - KPK memastikan akan menelusuri dugaan terjadinya transaksi jual beli jabatan lain di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK sangat serius dalam melakukan penyidikan atas kasus dugaan suap jual beli pengisian atau Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi pada Kementerian Agama 2018/2019.

Secara spesifik kasus yang sedang di tahap penyidikan berhubungan dengan pengurusan penempatan jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Menurut Febri, ada dua hal yang perlu disampaikan kepada publik terkait kasus ini.

Pertama, KPK fokus pada dugaan transaksi dua jabatan tersebut dengan tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua, KPK tetap akan mendalami dan menggali informasi dan bukti-bukti tentang dugaan transaksi jual beli jabatan selain dua jabatan tersebut.



“Jika ada informasi lebih lanjut, jika buktinya kuat, dan jika faktanya kuat, maka akan kita cermati. Untuk sekarang, kami masih fokus pada dua posisi yang menjadi pokok perkara ini. Kalau ada informasi yang lain, nanti tergantung fakta dan bukti-bukti pendukung yang membuat kami bisa menelusuri lebih lanjut,” ungkap Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, tadi malam.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah tersangka penerima suap anggota Komisi XI DPR sekaligus Ketua Umum DPP PPP (sudah mengundurkan diri) ?Muchammad Romahurmuziy (Romy) dengan tersangka pemberi suap Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muh Muafaq Wirahadi.

Romy diduga menerima suap Rp250 juta dari Haris dan Rp50 juta dari Muafaq. Febri mengatakan, pada Senin (25/3) penyidik memeriksa PNS Kanwil Kemenag DI Yogyakarta Abdul Rochim sebagai saksi untuk tersangka Romy.



“Pemeriksaan saksi Abdul Rochim pada Senin kemarin itu didalami terkait pengetahuannya tentang aliran dana. Yang pasti, dalam proses penyidikan ini kami sudah menemukan bukti bahwa ada dugaan pembicaraan dan aliran dana terhadap RMY terkait dengan pengisian jabatan,” ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top