Saat Hujan, Jagung Molor Jadi Cemilan yang Mengasyikan
Rabu, 06 Maret 2019 - 18:42 WIB
Jagung molor yang dipadu keju mozzarella menjadi pilihan kuliner menarik di Kota Surabaya, saat hujan. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
Hujan deras di Kota Surabaya, membawa kesejukan. Di antara rinai hujan itu, kolaborasi jagung dan keju mozarella hangat menjadi sajian yang sulit ditolak.
Seperti jajanan jagung molor ala Jagung Nyumi yang bisa ditemui di kawasan Jalan Gayungsari Barat Surabaya ini. Berbeda dengan olahan jagung serut kebanyakan, Jagung Nyumi ini menggoda dengan taburan topping mozarella yang molor.
Tak heran, jika kedai yang berada tepat di areal minimarket ini selalu penuh pembeli. Di antara mereka juga rela antri. "Kadang pembelinya yang datang duluan sebelum buka. Ada juga yang bela-belain nunggu lama dan rela antri. Alhamdulillah, Jagung Nyumi memiliki banyak penggemar," kata Sukma, pemilik kedai Jagung Nyumi, Rabu (6/3/2019).
Kedai ini buka setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 16.00-20.30 WIB. Bahan utama jagung pipil yang dipadukan dengan berbagai olahan keju mozzarella dan ekstra topping, membuat penyuka jajanan ini ketagihan.
Selain keju mozzarella, topping yang digunakan untuk menggugah selera adalah cokelat wafer seperti kitkat greentea, silver queen, chunybar, oreo, choco chip, dan lainnya.
"Permintaan dan peminat semakin bertambah. Sehari bisa menghabiskan 35kg lebih jagung. Kadang kita sampai bawa berkantong-kantong mozarella demi memenuhi keinginan dan memuaskan para konsumen agar kembali lagi," ucapnya.
Harga yang dibandrol sangat bervariatif. Tergantung ukuran cup dan tambahan topping. Jagung dengan mozarella dibandrol Rp13 ribu-20 ribu. Sedangkan jagung non mozzarella mulai Rp8 ribu - Rp13 ribu.
Dalam menjalankan bisnisnya, Sukma dan suami benar-benar memperhatikan pelayanan dan membagi tugasnya. "Suami saya mengurus masalah pemasaran di media sosial. Mulai foto, video hingga endorse ke foodgram. Saya bagian menyiapkan olahan Jagung Nyumi-nya," jelasnya.
Ia berharap, ke depan usahanya bisa berkembang, bisa nambah outlet cabang dan tentu bisa memberikan pelayanan yang baik ke konsumen. Kalau konsumen puas dengan pelayanannya, pasti akan kembali.
Seperti jajanan jagung molor ala Jagung Nyumi yang bisa ditemui di kawasan Jalan Gayungsari Barat Surabaya ini. Berbeda dengan olahan jagung serut kebanyakan, Jagung Nyumi ini menggoda dengan taburan topping mozarella yang molor.
Tak heran, jika kedai yang berada tepat di areal minimarket ini selalu penuh pembeli. Di antara mereka juga rela antri. "Kadang pembelinya yang datang duluan sebelum buka. Ada juga yang bela-belain nunggu lama dan rela antri. Alhamdulillah, Jagung Nyumi memiliki banyak penggemar," kata Sukma, pemilik kedai Jagung Nyumi, Rabu (6/3/2019).
Kedai ini buka setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 16.00-20.30 WIB. Bahan utama jagung pipil yang dipadukan dengan berbagai olahan keju mozzarella dan ekstra topping, membuat penyuka jajanan ini ketagihan.
Selain keju mozzarella, topping yang digunakan untuk menggugah selera adalah cokelat wafer seperti kitkat greentea, silver queen, chunybar, oreo, choco chip, dan lainnya.
"Permintaan dan peminat semakin bertambah. Sehari bisa menghabiskan 35kg lebih jagung. Kadang kita sampai bawa berkantong-kantong mozarella demi memenuhi keinginan dan memuaskan para konsumen agar kembali lagi," ucapnya.
Harga yang dibandrol sangat bervariatif. Tergantung ukuran cup dan tambahan topping. Jagung dengan mozarella dibandrol Rp13 ribu-20 ribu. Sedangkan jagung non mozzarella mulai Rp8 ribu - Rp13 ribu.
Dalam menjalankan bisnisnya, Sukma dan suami benar-benar memperhatikan pelayanan dan membagi tugasnya. "Suami saya mengurus masalah pemasaran di media sosial. Mulai foto, video hingga endorse ke foodgram. Saya bagian menyiapkan olahan Jagung Nyumi-nya," jelasnya.
Ia berharap, ke depan usahanya bisa berkembang, bisa nambah outlet cabang dan tentu bisa memberikan pelayanan yang baik ke konsumen. Kalau konsumen puas dengan pelayanannya, pasti akan kembali.
(eyt)