Dinas Pertanian Diminta Segera Distribusikan Beras ke Masyarakat

Senin, 06 April 2020 - 17:36 WIB
Dinas Pertanian Diminta...
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat melantik pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A A A
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, untuk segera mendistribusikan beras ke masyarakat. Untuk itu, orang nomor satu di Jatim tersebut meminta Dinas Pertanian Jatim berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, dalam proses distribusi beras.

"Saya minta kepada dinas pertanian untuk mengambil langkah strategis dan solutif. Untuk memperlancar proses distribusi silahkan koordinasi disperindag. Produksi pagi yang melimpah tidak mudah untuk diangkut karena ada social distancing. Untuk itu, koordinasi dengan disperindag karena disperindag sudah ada datanya (distributor beras)," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Senin (6/4/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Hadi Sulistyo mengakui bahwa saat ini ada sejumlah kendala dalam distribusi beras. Hal ini diakibatkan adanya kebijakan social distancing (jarak sosial) menyusul wabah Covid-19. Kebijakan itu yang menyebabkan sejumlah wilayah di Jatim tidak mudah untuk diakses. "Produk pertanian (beras) segera kita distribusikan. Kita surplus beras, tapi karena ada Covid-19 ini, distribusi kerap terkendala sejumlah pembatasan sosial atau pemberlakuan are-area tertib physical distancing," katanya.

Sehingga, lanjut dia, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Disperindag Jatim dan juga Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim agar pasokan beras bisa lebih mudah terdistribusikan ke masyarakat. Kalkulasi surplus beras di Jatim hingga Juni mendatang mencapai 2,3 juta ton. "Untuk persediaan (beras) selama Lebaran aman karena kita surplus. Kita juga kirim beras ke luar provinsi. Tapi karena ada Covid-19, distribusi terkendala," ujarnya.
(eyt)
Berita Terkait
Survei Capres 2024,...
Survei Capres 2024, Khofifah Indar Parawansa Ungguli Puan Maharani
Jubir Jelaskan Isi Pertemuan...
Jubir Jelaskan Isi Pertemuan Prabowo dengan Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jatim Khofifah...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Kembali Terpapar COVID-19
Khofifah Indar Parawansa...
Khofifah Indar Parawansa Jadi Pengurus PBNU Sebuah Sejarah Baru
Lewat Video Conference,...
Lewat Video Conference, Gubernur Khofifah Apresiasi Kartini Satgas Covid-19
Hunian Tetap KIP Trenggalek...
Hunian Tetap KIP Trenggalek Diresmikan, Singkatan Nama Khofifah Indar Parawansa?
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
4 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
4 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved