Batalyon 'Gung Ho' 1 Marinir, Rajai Binsat Korps Marinir 2018

Jum'at, 19 Oktober 2018 - 19:46 WIB
Batalyon Gung Ho 1 Marinir,...
Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, menyerahkan piala juara umum Binsat Korps Marinis 2018 kepada Batalyon Infanteri 1 Marinir. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
Batalyon Infanteri 1 Marinir, yang memiliki julukan pasukan ‘Gung Ho’, berhasil mencatatkan sejarah sebagai juara umum lomba Binsat Korps Marinir 2018.

Gelar juara umum ini, diraih para prajurit 'Gung Ho', setelah berhasil menjadi yang tercepat di lomba halang rintang, yang dilaksanakan di Brigif 2 Marinir Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (19/10/2018).

Dalam lomba Binsat Korps Marinir tahun 2018, Batalyon Infanteri 1 Marinir, berhasil mengumpulkan total nilai 325. Yakni, dari cabang menembak mendapat nilai 25, renang militer 55, dayung perahu karet 65, cross country 80, dan dari halang rintang meraih nilai 100.

Sementara di urutan ke dua diduduki Batalyon Infanteri 8 Marinir, dengan meraih total nilai 272. Sedangkan di urutan ke tiga, diraih Batalyon Infanteri 3 Marinir, yang mampu menumpulkan nilai 271.

Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dalam amanatnya mengatakan, kemenangan bukanlah segala-galanya tetapi semangat juang, pantang menyerah, dan kesiapan prajurit untuk menyongsong tugas, itulah yang diharapkan.

"Lomba binsat yang kita selenggarakan ini, menjadikan tolak ukur kemajuan pembinaan bagi setiap satuan dijajaran Korps Marinir. Sehingga satuan-satuan yang menjuarai lomba, bisa dijadikan acuan oleh satuan yang lain dalam hal sistem pembinaan latihan selanjutnya," tegasnya.

Orang nomor satu di Korps Marinir ini juga mengatakan, bagi satuan yang berhasil menjuarai Binsat Korps Marinir 2018, bukan berarti satuan tersebut berhenti berlatih. Tetapi, harus lebih giat lagi berlatih secara berkesinambungan, bertingkat, dan berkelanjutan.

Bagi satuan-satuan yang belum menjadi juara, Dia mengharapkan agar lebih meningkatkan pembinaan latihan secara maksimal, dan dilandasi motivasi yang kuat, serta bersungguh-sungguh.

"Ajang lomba binsat ini, boleh berakhir namun semangat kompetisi, semangat juang dan spirit of the winner yang telah menyala di dada setiap sanubari prajurit tidak boleh padam," tegasnya.

Semangat yang berapi-api, menurutnya akan terus menjadi semangat juang prajurit petarung profesional, berkarakter dan selalu dicintai oleh rakyat.

"Demikian juga dengan rasa persaudaraan, the big of the gunners, rasa kebersamaan yang telah tumbuh disaat menghadapi tantangan, kesulitan dan tekanan selama perlombaan, harus senantiasa terpatri dalam sanubari kalian," ujarnya.

"Jiwa korsa yang tinggi, sebagai dasar pengabdian dan loyalitas tanpa batas kepada negara dan bangsa yang kita cintai," pungkasnya.
(eyt)
Berita Terkini
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
3 menit yang lalu
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
3 menit yang lalu
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
18 menit yang lalu
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
39 menit yang lalu
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
45 menit yang lalu
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
56 menit yang lalu
Infografis
Daftar Gaji PPPK 2025...
Daftar Gaji PPPK 2025 Golongan 1 hingga 17, Cek Nominalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved