Pasca Banjir Bandang, BNPB Pulihkan Sosial Ekonomi Warga Sentani

loading...
Pasca Banjir Bandang, BNPB Pulihkan Sosial Ekonomi Warga Sentani
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, bertemu masyarakat adat di Danau Sentani, Papua. Foto/Ist.
JAYAPURA - Para tetua adat atau Ondofolo, dan masyarakat adat Papua se-Danau Sentani, menyambut kehadiran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo.

Mantan Danjen Kopasus tersebut, menyatu dengan masyarakat adat Papua, mengikuti upacara adat sehelai papeda dari pinggiran Danau Sentani untuk persatuan dan kedamaian bagi Tanah Papua dan Indonesia, di Bumi Kenambai Umbai, Sentani, Jayapura.

Dalam suasana suka cita di bawah langit cerah dan birunya air Danau Sentani, rombongan Doni Monardo disambut hangat dengan upacara adat perkampungan Sereh Tua, setelah selama 30 menit berlayar menggunakan katamaran di Danau Sentani.

Di muka dermaga, Doni beserta rombongan diarak menuju tempat pertemuan yang telah dipadati oleh masyarakat. Sebelum memasuki pelataran panggung utama, Doni diberi tanda kehormatan berupa hiasan kepala khas Cenderawasih, dan sebuah tas noken yang dianyam oleh tangan-tangan ahli, para Mama Sereh Tua.



Dalam pertemuan itu, Doni menyerahkan beberapa bantuan bagi warga Danau Sentani, di antaranya 26 perahu katamaran, 260 alat pengasap ikan, 100 ribu pohon masohi, dan dua pabrik sagu yang rencana akan dibangun di Sentani, sebagai wilayah dengan ladang pohon sagu terbesar di Indonesia.

Bantuan-bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan sosial ekonomi bagi warga Sentani, yang terdampak bencana banjir bandang pada 16-17 Maret 2019 lalu. Bagi masyarakat sekitar, bantuan tersebut dinilai mampu memulihkan kepercayaan sekaligus melengkapi potensi yang ada di sekitar Danau Sentani.

"Kami masyarakat di sini selain bekerja di darat juga menyambung hidup di air (danau) maka dari itu dengan perahu (katamaran) dan alat asap ikan ini menandakan kami semakin lengkap. Terima kasih atas tindakan ini yang dapat mempengaruhi bagi kami bahwa pemeritah tulus membantu bagi kita semua," ujar Ondofolo Sereh Tua.



Bagi Pemkab Jayapura, kehadiran BNPB ini sekaligus merupakan wujud perhatian pemerintah pusat mulai dari saat bencana sampai masa pemulihan pascabencana banjir Sentani. Hal itu sekaligus menjadi tanda bahwa negara benar-benar hadir untuk masyarakat Papua, sebagai pelipur lara dan solusi bagi masa depan Papua.
halaman ke-1 dari 3
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top