Jakarta Ditutup, Maju Lancar Kandangkan 50 Armada dan Liburkan 280 Kru

loading...
Jakarta Ditutup, Maju Lancar Kandangkan 50 Armada dan Liburkan 280 Kru
PO Maju Lancar di Gunungkidul mengandangkan 50 armadanya menyusul pelarangan bus AKAP masuk Jakarta. FOTO/SINDOnews/SUHARJONO
GUNUNGKIDUL - Perusahaan Otobus (PO) Maju Lancar terpaksa memarkir 50 unit busnya di garasi Gunungkidul menyusul langkah Pemda DKI Jakarta menutup akses bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mulai Senin (30/3/2020) pukul 18.00 WIB.

Direktur PO Maju Lancar Adi Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi penutupan jalur AKAP maupun pariwisata yang dilakukan Pemda DKI Jakarta. Dengan demikian semua bus langsung masuk garasi. "Kami patuh dan taat karena memang ini dibutuhkan untuk mengurangi penyebaran virus corona," katanya kepada SINDOnews, Senin (30/3/2020).

Dijelaskan, dengan keadaan ini pihaknya juga meliburkan semua kru mulai hari ini. Untuk itu, pihaknya memberikan bantuan beras bagi karyawan yang selama ini hidup dari hasil bekerja di PO Maju Lancar. "Ada 280 kru kami yang harus libur tanpa pendapatan," katanya.(Baca juga: Tekan Sebaran Corona, Layanan Bus AKAP Jurusan Jakarta Resmi Dihentikan)

Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan beras bagi semua agen Maju Lancar. Langkah ini dilakukan sebagai stimulan atau pengaman sosial akibat macetnya perekonomian seperti saat ini. "Total ada 500-an yang kami berikan beras," katanya.



Adi berharap pemerintah bisa memberikan jaring pengaman sosial berupa jatah hidup bagi masyarakat. Dia tidak bisa membayangkan nasib karyawan lepas yang harus tidak bekerja tapi harus menghidupi keluarganya. "Kami berharap pemerintah memberikan jatah hidup. Ini harus segera direalisasikan," kata Sekretaris Organda DIY ini.
(amm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top