Update Corona Jateng: Jumlah PDP dan ODP Melonjak Lagi Sore Ini

loading...
Update Corona Jateng: Jumlah PDP dan ODP Melonjak Lagi Sore Ini
Simulasi penanganan virus corona di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (30/1/2020). FOTO : SINDOnews/Ahmad Antoni
SEMARANG - Jumlah kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jawa Tengah, kian bertambah. Kenaikan paling banyak terjadi pada kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 2.858 orang menjadi 3.638 orang.

Informasi ini dilansir dari website resmi Jawa Tengah Tanggap Covid-19, https://corona.jatengprov.go.id/, yang diperbarui pada Kamis 26 Maret 2020 pukul 16.00 WIB. Websitu itu mencantumkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 294 orang, dari semula 273 orang, pada pukul 07.00 WIB tadi.

Untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Tengah masih sama yakni 38 orang. Dari jumlah tersebut, di antaranya 34 orang masih dirawat di rumah sakit dan 4 orang meninggal dunia.

34 pasien yang dirawat akibat diduga terpapar Covid-19 yakni 4 di RS Dr Moewardi Solo, 7 di RS Dr Kariadi Semarang, 1 di RS Tidar Magelang, 3 di RS Telogorejo Semarang, 5 di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang, 1 di RSUD Kraton Pekalongan, 1 di RS Margono Purwokerto, 3 di RSUD Banyumas, 1 di RSUD Kardinah Tegal, 2 di RSU dr Soedjono Magelang, 1 di RSUD Cilacap, 1 di RSUD Setjonegoro Wonosobo, 1 di RSUD dr Soediran MS Wonogiri, dan 3 di RSUD dr R G Taroenadibrata Purbalingga.



Sedangkan 4 kasus meninggal dunia akibat Covid-19 yakni 3 di RS Dr Moewardi Solo dan 1 di RS Dr Kariadi Semarang. Sekadar diektahui, ODP (Orang dalam Pemantauan) adalah orang dengan gejala demam (>38°C) atau ada riwayat demam atau ISPA tanpa Pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Pasien dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang mengalami gejala demam (>38°C) atau riwayat demam, ISPA dan Pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir.
(nun)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top