Dua Nenek Tewas Jatuh di Jurang Kaki Gunung Sindoro

loading...
Dua Nenek Tewas Jatuh di Jurang Kaki Gunung Sindoro
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban yang terperosok di jurang kedalaman 50 meter. Foto/Dok Humas Basarnas
TEMANGGUNG - Dua perempuan ditemukan tak bernyawa dalam jurang di kaki Gunung Sindoro Temanggung. Mereka diduga jatuh terperosok saat akan berangkat ke ladang kubis.

Keduanya adalah Imbuh (67) dan Slamet Diah (55) petani wanita asal Gintung Desa Giripurno Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung. Peristiwa nahas itu bermula saat mereka berangkat ke ladang pada Minggu (22/3/2020) pagi kemarin. Namun hingga siang hari keduanya tidak kunjung kembali. Keluarga yang cemas berusaha melakukan pencarian dan melapor ke petugas BPBD Temamggung.

"Pencarian hingga sore hari belum membuahkan hasil, dan pada tengah malam, kedua korban didapati sudah berada di dasar jurang," kata Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, Senin (23/3/2020).

"Keduanya diduga terperosok ke dalam jurang berkedalaman 50 meter karena untuk sampai ke ladang mereka harus melewati jalur antara ladang petani lain dan jurang yang terjal. Karena medan yang sulit warga segera menghubungi kami," katanya.



Satu tim rescue Basarnas Pos SAR Wonosobo diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Petugas juga disertai alat pertolongan di ketinggian.

"Operasi tim SAR gabungan dengan metode lowering 1 rescuer turun menggunakan tali untuk melakukan assessment terlebih dahulu mengenai kondisi korban dan didapati keduanya sudah tak bernyawa. Untuk mengangkat kedua korban diturunkan tandu untuk pengangkatan dengan motede lifting," kata Koordinator Basarnas Pos SAR Wonosobo, Hardi Amanurijal.

Tebing terjal menjadi kendala tim SAR gabungan untuk mengevakuasi kedua korban. Petugas harus lebih hati-hati saat evakuasi karena kondisi juga gelap karena minim penerangan.



"Setelah upaya kurang lebih 2 jam kedua korban tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, pukul 02.30 WIB dini hari tadi. Selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga dan tim SAR gabungan kembali ke satuannya masing-masing," katanya.
(amm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top