Jawa Tengah & DIY

5 kabupaten di kawasan Gunung Slamet harus waspada

Selasa,  11 Maret 2014  −  02:01 WIB
5 kabupaten di kawasan Gunung Slamet harus waspada
Ilustrasi

Sindonews.com – Status Gunung Slamet yang berada di Kabupaten Tegal, Pemalang, Brebes, Banyumas, dan Purbalingga naik dari aktif normal (level 1) menjadi waspada (level II) sekitar pukul 21.00 WIB, tadi malam.

Peningkatan status itu diumumkan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, Surono dalam situs resmi PVMBG www.vsi.esdm. go.id. Dalam situs tersebut disebutkan, sejak 1-7 Maret terjadi 1.209 kali gempa embusan, empat kali gempa vulkanik dangkal (VB), dan satu kali gempa vulkanik dalam (VA).

Sedang pada 8-10 Maret, terjadi 441 kali Gempa eembusan, sembilan kali gempa vulkanik dangkal (VB).

Dengan meningkatnya aktivitas Gunung Slamet itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi merekomendasikan agar lima kabupaten di kawasan Gunung Slamet dapat meningkatkan kewaspadaannya tetapi harus tetap tenang.

“Ya, sejak tadi siang (kemarin) memang ada peningkatan aktivitas. Saat ini, kami pantau terus perkembangannya,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Slamet di Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Sukedi, tadi malam.

Dari hasil pengamatan, kata Sukedi, tanda-tanda peningkatan aktivitas gunung tersebut di antaranya asap solfatara berubah warna dari semula putih menjadi hitam pekat dengan ketinggian berkisar antara 100-200 meter.


Baca juga:
Aktivitas Gunung Slamet meningkat
Status Gunung Slamet naik jadi Waspada
Radius 2-4 KM dari kawah Slamet harus steril




(lns)

views: 64.783x
shadow